Buruh di Sukabumi Buang Bingkisan dari Perusahaan karena Tak Terima Hanya Diberi Setoples Kue Nastar
Buruh di Sukabumi Buang Bingkisan dari Perusahaan karena Tak Terima Hanya Diberi Setoples Kue Nastar
Editor: Sri Juliati

Kue nastar yang dibuang tersebut merupakan bingkisan tambahan lebaran.
Para buruh memutuskan membuang bingkisan nastar tersebut karena merasa kesal bingkisan tahun ini hanya menerima satu toples.
Padahal di tahun sebelumnya, mereka menerima bingkisan banyak macam.
Video ini pun mengundang perhatian banyak netizen.
Banyak netizen merasa para buruh tersebut tak punya rasa syukur sama sekali.
Tanggapan para netizen pun terlontar melalui kolom komentar akun Twitter @JokoHQ.

"Daripada tu nastar dibuang, mending kasi ke panti asuhan. Kesannya kok kaya gak bersyukur ya tu buruh-buruh. Gue pengusaha gak setiap tahun usaha itu bagus. Innalilahii," tulis akun Twitter @adevj1969.
"Kalo gini, layak dipecat pecatin. nggak bersyukur," tambah akun Twitter @_____B1G__k4y.
"Sebagai pembuat kue nastar sedih aku tu liatnya," komentar akun Twitter @Miayazlin.
"Kurang bersyukur," tulis akun Twitter @Radhee08.
Hingga berita ini ditulis, postingan video @JokoHQ ini telah di-retweet sebanyak 1.104 pengguna Twitter.
Namun demikian, sampai berita ini ditulis juga belum ada konfirmasi lanjutan baik dari pihak perusahaan terkait maupun perwakilan buruh yang ada dalam video.
Berita ini sudah dimuat di GridHot.id dengan judul Tak Puas Hanya Diberi Setoples Kue THR, Para Buruh Garmen Lempar Bingkisan Pemberian Perusahaan ke Jalan