Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

ASN Kemenag Dimutilasi di Bandung, Jasadnya Ditemukan di Banyumas, Kasusnya Ditangani Pihak Mana?

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan pelimpahan kasus

ASN Kemenag Dimutilasi di Bandung, Jasadnya Ditemukan di Banyumas, Kasusnya Ditangani Pihak Mana?
Tribun Jateng/Permata Putra Sejati
Tersangka DR pelaku mutilasi saat ditangkap di Purwokerto, Kamis (11/7/2019). TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- Rekontruksi pembunuhan Koswatun Wachidah (51) ASN Kemenag Kota Bandung pada Sabtu (13/7/2019), mengungkap fakta bahwa perbuatan sadis itu dilakukan di sebuah kontrakan di Jalan Rancamekar Kecamatan Rancasari Kota Bandung pada Minggu (7/7/2019).

Rekontruksi juga mengungkap perbuatan tersangka Deni Prianto usai menghantam Koswatun dengan palu, langsung memutilasi korban di kontrakan.

Hanya saja, kasus itu terungkap karena tubuh yang dimutilasi hingga tiga bagian, ditemukan di satu tempat di Banyumas dan dua tempat di ‎Kebumen dalam kondisi terbakar.

Tersangka Deni juga ditangkap di Purwokerto.

Baca: PENGKHIANATAN, jadi Alasan Liga Italia Serie A Lebih Bergairah, Bukan Faktor Cristiano Ronaldo

Baca: BREAKING NEWS - BMKG Catat Gempa 7.2 M Guncang Labuha, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Baca: Cerita Lengkap ASN Dimutilasi, Kenal di Facebook, Utang Rp 20 Juta Lalu Dihabisi Saat Bercinta

Baca: Sebut Menyesal Nikahkan Putrinya dengan Pria Ini, Sunan Kalijaga Disindir Agar Introspeksi Diri

Lantas, jika pembunuhan dan mutilasi waktu dan tempatnya dilakukan di Bandung, kasus ini apakah akan dilimpahkan ke Polrestabes Bandung?

"Memang, eksekusi hingga mutilasi dilakukan di Bandung.

Tapi membuang dan membak‎ar jasad di dua tempat di Banyumas dan Kebumen," ujar Kanit III Satreskrim Polres Banyumas, Ipda Rizky Adhiyanzah saat dihubungi Minggu (14/7).

Kata dia, meski eksekusi dan mutilasi dilakukan di Bandung, namun hasil penyidikan anggota, tidak ada saksi-saksi yang melihat eksekusi dan mutilasi tersebut.

"Saksi-saksi ada di Banyumas seperti yang melihat pelaku membuang dan membakar jasad hingga yang mengetahui keberadaan tersangka juga ada di Banyumas," ujar Rizky.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan pelimpahan kasus itu ke jajaran Polda Jabar khususnya Polrestabes Bandung.

"Yang pasti penanganannya oleh Polri. Tapi soal pelimpahan, belum bisa kami pastikan karena tergantung dari hasil penyelidikan di Polres Banyumas," ujar Trunoyudo.

Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas