Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Metode Sukses Cegah Stunting di Pandeglang akan Diterapkan di Jawa Timur

Metode pencegahan stunting yang dilakukan Ditjen PDT di daerah tertinggal, Kabupaten Pandeglang juga akan diterapkan di Jawa Timur.

Metode Sukses Cegah Stunting di Pandeglang akan Diterapkan di Jawa Timur
HandOver/IST
Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal Samsul Widodo (kemeja putih) saat acara Sosialisasi Inovasi Intervensi Aksi Cegah Stunting di kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Badan PBB yang fokus menangani kesehatan, WHO menargetkan pengurangan jumlah balita stunting sebesar 3,9% hingga 2025, sehingga menyisakan 100 juta balita stunting dari jumlah penderita 170 juta.

Sebagai salah satu negara yang tergabung dengan WHO, Indonesia juga memiliki kepentingan mengurangi jumlah anak balita stunting.

Beberapa strategi telah dilakukan sejumlah instansi pemerintah, termasuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal Samsul Widodo mengatakan, pencegahan stunting dinilai penting dilakukan untuk memperbaiki tumbuh kembang serta tingkat intelektual generasi penerus bangsa.

“Selain sosialisasi, pembahasan mencakup membangun komitmen dari masing-masing kepala daerah dan dinas terkait, termasuk dalam pemanfaatan APBD dan Dana Desa secara efektif dalam penanganan stunting di masing-masing daerah,” kata Samsul dalam pernyataannya, Kamis(1/8/2019).

Metode pencegahan stunting yang dilakukan Ditjen PDT di daerah tertinggal, Kabupaten Pandeglang, lanjut Samsul, juga akan diterapkan di Jawa Timur.

Metode di Pandeglang dianggap berhasil menurunkan angka stunting sebesar 8,4% hanya dalam kurun waktu enam bulan, yaitu sejak Mei 2018 sampai Februari 2019.

“Hasil kerjasama dalam pilot project Aksi Cegah Stunting di Pandeglang menjadi bekal sangat penting untuk melakukan upaya pencegahan stunting secara nyata dan strategis di berbagai daerah prioritas lainnya. Menyusul Kabupaten Pandeglang, ada 19 kabupaten di Jawa Timur yang akan menjadi lokasi prioritas pelaksanaan replikasi program ini berikutnya,” ujar Samsul.

Diharapkan melalui cerita kesuksesan pencegahan stunting di Kabupaten Pandeglang tersebut menurut Samsul kegiatan pencegahan stunting dapat digencarkan.

Pencegahan stunting salah satunya bisa dilakukan dengan adanya komitmen pemerintah daerah terkait penggunaan APBD dan Dana Desa yang difokuskan untuk pencegahan stunting.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas