Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Begini Firasat Keluarga Paskibraka Tangerang Aurellia Qurotaini

Firasat keluarga Aurellia Qurota Aini yang meninggal mendadak usai mengikuti pelatihan Paskibraka selama satu bulan.

Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Begini Firasat Keluarga Paskibraka Tangerang Aurellia Qurotaini
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, saat melayat almarhum Aurellia Qurratuaini, Paskibraka Tangsel di kediamannya di bilangan Cipondoh, Tangerang, Kamis (1/9/2019) 

TRIBUNNEWS.COM - Calon pembawa baki Paskibraka Tangerang, Aurellia Qurotaini meninggal diduga karena adanya penganiayaan oleh seniornya.

Gadis cantik itu pergi untuk selama-lamanya pada Kamis (1/8/2019) pagi di kediamannya, Perumahan Taman Royal 2, Cipondoh, Kota Tangerang.

Kematiannya yang mendadak membuat keluarga merasa janggal.

Pasalnya ia sedang mengikuti kegiatan Paskibraka.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh paman Aurellia.

Romi menceritakan detik-detik kepergian siswi yang duduk di bangku kelas XI MIPA 3, SMA Islam Al Azhar BSD, Tangerang Selatan itu.

"Kemarin itu kami keluarga kumpul di rumah ini. Karena ada acara nenek kami yang sedang ulang tahun.

Kami sekeluarga melihat ada yang berbeda dari Aurel," ujar Romi melansir dari WartaKotaLive.com via Kompas.com, di rumah duka, Kamis (1/8/2019) malam.

Menurut Romi, Aurel yang saat itu juga ikut serta dalam perkumpulan keluarga itu terlihat pucat.

BACA SELANJUTNYA

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas