Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

16 Rumah Terbakar di Jalan Baji Pamai Makassar, Mobil Pemadam Kebakaran Dirusak Warga

Polisi memastikan 16 rumah terbakar di Jalan Pamai III, Kecamatan Mamajang, Makassar, Minggu (8/9/2019) malam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in 16 Rumah Terbakar di Jalan Baji Pamai Makassar, Mobil Pemadam Kebakaran Dirusak Warga
Kompas.com
Ilustrasi 

"Untuk data sementara, ada 16 rumah yang terbakar. Untuk korban jiwa sejauh alhamdulillah belum ada," kata Nurhayati.

16 rumah itu, lanjut Nurhayati, dihuni sekitar 25 kepala keluarga dengan total jiwa 55 orang.

Namun kata dia, data itu masih bersifat sementara.

Pihaknya sejauh ini, tengah sibuk berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Makassar untuk membangun posko pengungsian.

"Sementara kita siapkan lahan Berdikari (lahan kosong milik salah satu perusahaan) untuk membuat posko, dan kita juga masih menunggu tenda dari Dinas Sosial," ujarnya.

Data yang dirangkum Nurhayati, senada dengan data yang diperoleh Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto.

"Data sementara ada 16 rumah. Terkait penyebabnya kita masih selidiki," ujar Daryanto.

Rekomendasi Untuk Anda

Ismail (43) seorang warga yang rumahnya ikut terbakar, mengungkapkan, ia pertama kali melihat kobaran api dari seberang pembatas kompleks.

"Apinya dari atas atap, dari sebelah saya lihat. Lalu, menyebrang ke atap rumahnya Daeng Tuju, disitu saya mulai teriak-teriak kebakaran," ujarnya sembari menunjuk lokasi kemunculan api.

Pantauan di lokasi, armada Damkar Kota Makassar kesulitan mengakses titik api pantaran posisinya yang berada di tengah pemukiman.

Jalan yang tersedia hanya muat seunit motor alias gang kecil.

Sulitnya mengakses titik api itu diperparah dengan kerumunan warga yang memadati jalan.

Kondisi itu tidak ditampik Kabid Operasional Damkar Kota Makassar Hasanuddin.

"Kesulitan yang kita alami karena akses jalan yang sempit dan warga yang berkerumun," kata Hasanuddin.

Selain itu, lanjut Hasanuddin, seunit aramada Damkar Kota Makassar bahkan dirusak oknum warga.

"Armada kita juga dirusak tadi oleh salah satu warga," ujarnya.

Tidak hanya itu, seorang petugas Damkar bernama Sultan terpaksa dilarikan ke Puskesmas Mamajang akibat terjatuh saat melakukan proses pemadaman.

Oknum warga yang melakukan pengrusakan itu pun kini diamankan ke Mapolsek Mamajang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas