Ayah Terduga Teroris di Bekasi Blak-Blakan Soal Anak dan Menantunya
AR yang berasal dari Kabupaten Cianjur memang merantau ke Bandung lalu pindah Bekasi untuk mencari rezeki
Editor:
Eko Sutriyanto
Rosid hanya mengetahui S berasal dari Cilacap dan bekerja di sebuah laundry di Depok.
"Saya mendapat jawaban calon istri anak saya orang Cilacap dan bekerja di sebuah laundry di Depok," katanya.
Setelah mendapat izin, penikahan antara AR dan S pun berlangsung di Bekasi.
Hal mencurigakan mengenai S tak sampai di situ.
Rosid mengaku belum pernah bertemu dengan orangtua S.
Ketika menikah juga, orangtua S tak hadir dan diwakili oleh orang lain.
"Orangtua calon istri anak saya tak hadir di Bekasi, jadi hanya wakil dari besan saja saat itu, hingga saat ini saya belum bertemu dengan besan," kata Rosid.
4. Penampilan Berubah
Rosid menyebut penampilan anaknya juga berubah.
Rambut AR dibiarkan gondrong terurai panjang.
Sifat AR Berubah
Pasangan suami istri terduga teroris Cianjur ditangkap di Perumahan Alamanda Regency, Jalan Nirwana II, Kelurahan Karang Satria, Tambun, Kabupaten Bekasi, Senin (23/9/2019) pagi.
AR (21) dan S (19) baru menikah sebulan yang lalu.
Keduanya merupakan terduga teroris Cianjur jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi yang terhubung dengan JAD Bandung.
Ayah AR, Rosid (45) baru mengetahui anaknya ditangkap setelah polisi datang ke rumahnya di Kampung Sirnasari, Desa Cisujen, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Senin siang.
Baca tanpa iklan