Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Diterjang Angin Kencang Sejak Minggu Malam, Ratusan Warga Magelang Akhirnya Mengungsi ke Balai Desa

- Bencana angin kencang melanda Kabupaten Magelang, Minggu (20/10/2019) malam. Ratusan warga dari sejumlah dusun terpaksa mengungsi ke balai desa

Editor: Sugiyarto
zoom-in Diterjang Angin Kencang Sejak Minggu Malam, Ratusan Warga Magelang Akhirnya Mengungsi ke Balai Desa
Istimewa
ilustrasi dampak angin kencang 

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Ratusan warga dari sejumlah dusun terpaksa mengungsi ke balai desa setempat pada Senin (21/10/2019) karena angin kencang yang melanda daerahnya sejak Minggu malam tak kunjung reda.

Seperti para warga Desa Ketundan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, yang mengungsi ke Balai Desa Ketundan akibat bencana angin kencang ini.

 Ada sekitar 447 KK dari tiga dusun di Desa Ketundan yang mengungsi, yakni 180 KK Dusun Kiyudan, 130 KK Dusun Krembyungan, dan 137 KK Dusun Kecitran.

Sementara itu di Dusun Kecitran, tetap tinggal di dusun setempat.

Plt Kepala Desa Ketundan, Daryono, mengatakan angin kencang terjadi pada Minggu (20/10/2019) malam sekitar pukul 19.00 WIB, dan membuat rumah warga rusak.

Warga pun mengungsi pada Senin (21/10/2019) pagi tadi, sekitar 06.30 WIB, karena angin masih terus terjadi dan sampai sekarang belum reda.

"Sempat terjebak warga karena jalan tidak bisa dilewati. Pepohonan di pinggir jalan roboh. Warga pun mengungsi ke balai desa setempat. Ada tiga dusun yang mengungsi. Mereka mengungsi ke balai desa, karea tempatnya strategis," kata Daryono, Senin (21/10/2019) ditemui di Balai Desa Ketundan.

Daryono mengatakan, angin kencang terjadi sejak pukul 19.00 WIB, Minggu (20/10/2019) malam.

Berita Rekomendasi

Tidak ada pertanda dan angin tiba-tiba bertiup kencang. Akibatnya rumah warga rusak. Kerusakan pada bagian genteng dan asbes rumah.

Dari pendataan desa, ada tiga rumah roboh di Dusun Kecitran karena sudah sudah kondisi tua.

Kemudian di Dusun Semampiran ada satu kandang roboh.

Kemudian ada lima rumah yang rusak bagian atap asbes hilang, dan 35 rumah yang rusak.

Tidak ada korban yang terluka pada kejadian ini. Warga mengungsi dibawa dengan kendaraan ke balai desa setempat.

Listrik sendiri mati dan tiga sekolah dasar, SD Sobowono, SD Ketundan 1 dan SD Ketundan 2 di Desa Ketundan diliburkan hari ini karena kejadian ini.

"Sekolah libur karena kejadian ini. Warga tiga dusun, yang mengungsi. Mereka dibawa ke sini, dengan mobil, angin masih kencang. Mati listrik. Trafo juga meledak. Warga berlindung di sini, dan diberikan logistik dan makanan," kata Daryono. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Angin Kencang Terjang Sejumlah Desa di Magelang, Ratusan Kepala Keluarga Mengungsi, 

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas