Sempat Dirantai Orangtuanya, Begini Kondisi Bocah yang Dipaksa Mengemis di Lhokseumawe,
Beberapa waktu lalu, terungkap sebuah kisah miris yang didera seorang bocah sembilan tahun di sebuah desa di Lhokseumawe.
Editor: Hendra Gunawan
Karena dugaan penyiksaan terhadap korban, sudah terjadi saat bocah tersebut masih berumur enam tahun.
Pada kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti.
Seperti dua rantai, gelas, hingga palu yang diduga pernah digunakan untuk menyiksa korban.
Sedangkan untuk bocah tersebut, telah dititipkan pihak kepolisian kepada Dinas Sosial (Dinsos) Lhokseumawe.
Selanjutnya, pihak Dinsos menyerahkan kepada keluarga ibu korban.
Sesuai permintaan keluarganya sendiri.
Kepala Dinsos Lhokseumawe, Ridwan Jalil, dihubungi Serambinews.com, barusan, menyebutkan, pada awal bulan lalu, keluarga ibunya yang menampung bocah itu sudah sering mengeluh ke pihaknya.
Di mana bocah tersebut sering ke luar malam dan baru pulang lagi ke rumah pada pagi harinya.
Sehingga, pihak keluarganya menyatakan sementara ini tidak mampu menjaga anak tersebut.
Didasari kondisi tersebut, maka Rabu (2/10/2019) pagi, anak tersebut diambil kembali oleh pihak Dinsos.
Selanjutnya, pihak Dinsos pun menyerahkan ke sebuah panti asuhan di Lhokseumawe.
Pihak panti asuhan juga sudah berkomitmen untuk membimbing bocah tersebut secara khusus.
Dalam tiga pekan ini, pihak Dinsos juga terus memantau perkembangan anak tersebut.
"Alhamdulillah, anak itu sudah betah di panti asuhan dan kini sudah bersekolah lagi," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Begini Kondisi Terkini Bocah yang Disuruh Mengemis Hingga Dirantai Orangtuanya di Lhokseumawe,
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.