Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Oknum Kepala Sekolah Cabuli 3 Siswa SD, Modus Cek Kesehatan Sambil Memejamkan Mata

Pelakunya adalah SP, pria berusia 52 tahun melakukan aksinya dengan berdalih mengecek kesehatan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Oknum Kepala Sekolah Cabuli 3 Siswa SD, Modus Cek Kesehatan Sambil Memejamkan Mata
Warta Kota
Ilustrasi 

Namun setelah penyelidikan lebih lanjut, polisi mengungkap ada 2 korban lainnya yang mendapat perlakuan tak senonoh dari SP.

"Jadi korban bukan hanya satu, tapi ada tiga orang yang masih siswinya pelaku itu sendiri," sambungnya.

Dikecam tokoh masyarakat

Sejumlah tokoh masyarakat di Kapuas Hulu mengutuk keras kelakuan oknum guru tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat menyebut, perlakuan SP sudah sangat keterlaluan dan melenceng dari tugas sebenarnya seorang guru.

"Harusnya kepala sekolah menjadi pembimbing bagi siswa-siswinya, malah melakukan tindakan pidana yang sangat memalukan dunia pendidikan," ujar H Abang Saparudin mengutip TribunPontianak.com, Minggu (3/11/2019).

Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo
Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo (TribunPontianak.com/ Sahirul Hakim)

Saparudin berharap, ancaman hukuman untuk pelaku seberat-beratnya agar ada efek jera, supaya tak ada lagi kepala sekolah atau guru yang melakukan tindakan yang sama.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain Saparudin, tokoh masyarakat lain bernama H Zulkifli juga mengecam perbuatan bejat SP.

Ia meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Hulu melakukan pertemuan khusus kepada seluruh kepala sekolah SD atau SMP di Kapuas Hulu.

"Kejadian ini sangat sampai dianggap sepele, harus segera diingatkan lagi seluruh kepala sekolah di Kapuas Hulu, agar tak melakukan perbuatan yang sama," ujar Zulkifli.

Kata Kepada Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi angkat bicara.

Sama seperti tokoh masyarakat, Petrus Kusnadi mengecam keras perilaku kepada sekolah tersebut.

"Ini adalah perbuatan yang sangat memalukan dunia pendidikan Kabupaten Kapuas Hulu. Harus ditindak tegas kepala sekolah seperti ini," ujarnya kepada wartawan.

Petrus menyerahkan sepenuh kasus tersebut kepada polisi untuk ditindaklanjuti.

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribun Lampung/Dody Kurniawan)
Sumber: TribunJakarta
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas