Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Amankan Warga Magelang yang Membawa Senpi di TPS Pilkades

Di dalam tas milik tersangka ditemukan adanya senjata api rakitan, dua butir amunisi berkaliber 38 kali sembilan milimeter dan holster senjata

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Polisi Amankan Warga Magelang yang Membawa Senpi di TPS Pilkades
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kapolres Magelang, AKBP Pungky Bhuana, menunjukkan senpi rakitan yang dibawa oleh Mu alias Towil (44), di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkades di Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, dalam ungkap kasus di Mapolres Magelang, Selasa (26/11/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Membawa senjata api rakitan saat pemilihan kepala desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Mu alias Towil (44), diamankan.

Ia diamankan saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Plosogede, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Minggu (24/11/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Petugas mendapat informasi dari warga adanya seseorang membawa tas dengan isi yang mencurigakan.

Lalu polisi mendatangi TKP dan melakukan pengeledahan terhadap tersangka.

Di dalam tas milik tersangka ditemukan adanya senjata api rakitan, dua butir amunisi berkaliber 38 kali sembilan milimeter dan holster senjata.

"Kami mendatangi TPS tersebut, dan melakukan pengeledahan. Ditemukan senjata api rakitan jenis pistol. Petugas pun langsung mengamankan barang bukti tersebut dan juga pelaku," ujar Kapolres Magelang, AKBP Pungky Bhuana Santoso, dalam ungkap kasus di Mapolres Magelang, Selasa (26/11/2019).

Rekomendasi Untuk Anda

Petugas kepolisian pun menggiring pelaku ke Mapolres Magelang.

Di sana, tersangka diperiksa.

Pelaku mengaku datang ke TPS, diminta oleh seseorang berinisial SK, untuk melihat siapa yang menang dalam Pilkades.

Diketahui tersangka juga sudah melakukan kerja sama dengan bandar atau botoh dalam pilkades tersebut.

"Pelaku ini menurut pengakuannya disuruh oleh seseorang berinisial SK untuk mencari siapa yang ingin memasang judi," katanya.

Tersangka, Towil, berkilah mendapatkan senjata api tersebut dari temannya.

Seorang teman meminjam uang kepada Towil, dan menitipkan senjata rakitan tersebut.

Rencananya, senjata itu akan diambil pada sore hari, tetapi temannya malah tak datang.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas