Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sentuh Bagian Tubuh Staf Saat Perjalanan DLK, Oknum Komisioner Bawaslu Kabupaten Ngawi Dicopot

Kasus asusila yang dilakukan oleh anggota komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terungkap usai korban lapor kepala sekretariat

Sentuh Bagian Tubuh Staf Saat Perjalanan DLK, Oknum Komisioner Bawaslu Kabupaten Ngawi Dicopot
Surya.co.id
Ilustrasi pelecehan seksual 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Rahadian Bagus

TRIBUNNEWS.COM, NGAWI -  Oknum komisioner  Badan  Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ngawi, bernama Budi Sunariyanto dicopot gara-gara lakukan pelecehan seksual terhadap seorang staf Bawaslu.

Ketua Bawaslu Ngawi Abjudin Widiyas Nursanto, ketika dikonfirmasi, Jumat (6/12/2019) tidak membantah pencopotan itu.

"Ya memang betul seperti itu. Sesuai dengan putusannya, bisa dilihat di website DKPP, sidangnya tanggal 4 Desember  kemarin," kata Abjudin Widiyas Nursanto.

Abjudin Widiyas Nursanto mengatakan, kasus asusila yang dilakukan oleh anggota komisioner  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terungkap usai korban lapor kepala sekretariat Bawaslu.

Lalu laporan itu ditindaklanjuti ke Bawaslu Provinsi, hingga diteruskan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Baca: Perkosa Anak Tiri, Satpam Rumah Sakit: Kirain Istri Saya

Baca: Bahas Pemutakhiran Data Pemilih, Komisi II Rapat Bersama KPU-Bawaslu-Kemendagri

Baca: VIRAL Modus Pelecehan Seksual via Video Call WhatsApp, Psikolog Beri Penjelasan

"Jadi awalnya yang bersangkutan melapor, kemudian kami proses. Laporan pertama ke pimpinan kepala sekretariat, kemudian kepada saya selaku ketua Bawaslu. Langkah kami, sebagai pimpinan lembaga melaksanakan sesuai aturan dan prosedur saja," jelas Abjudin Widiyas Nursanto.

Abjudin Widiyas Nursanto mengatakan, berdasarkan pengakuan korban, perbuatan tidak senonoh itu dilakukan pelaku sejak awal Pemilu 2019.

Pelaku melakukan perbutaan asusila itu pada saat melaksanakan tugas luar kota.

"Ya betul di mobil, saat yang bersangkutan mendapat tugas ke luar kota. Itu sudah sejak awal pemilu presiden," jelas Abjudin Widiyas Nursanto.

Baca: VIRAL Pelecehan Seksual Lewat WhatsApp, Korban Dapat Video Call dari Nomor Tak Dikenal

Baca: Publik Diminta Jangan Takut Bertindak saat Lihat Upaya Pelecehan Seksual

Baca: Kadek Juli Cabuli Tetangganya Yang Berusia 5 Tahun di Buleleng, Pikiran Saya Sesat

Dilansir dari https://dkpp.go.id/, dalam hasil sidang pembacaan putusan perkara Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) dengan perkara nomor 257-PKE-DKPP/VIII/2019, pengadu atau korban mengaku tidak nyaman dan merasa dilecehkan saat diajak rakor ke Surabaya oleh pelaku.

"Saya sangat merasa tidak nyaman dan Saya merasa dilecehkan, karena setiap perjalanan beliau Bapak  Budi Sunariyanto (Terlapor) melakukan hal yang sangat tidak wajar, tangan pak  Budi (Terlapor) tidak seharusnya menyentuh ataupun memegang sebagian tubuh saya, itu dilakukan di setiap perjalanan saat hanya berdua di dalam mobil," seperti dikutip dari Pengaduan Nomor 285/P/L-DKPP/VIII/2019 yang diregistrasi dengan Perkara Nomor 257-PKE-DKPP/VIII/2019.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Anggota Bawaslu Ngawi Lakukan Pelecehan Seksual, Bagian Tubuh Korban Disentuh saat Berduaan di Mobil

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jatim
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas