Tribun

Sekolah Setahun, Ratusan Simbah di Bantul Diwisuda, Mereka Semangat Sekali

ekolah Lansia Salimah (Salsa) Bantul bekerjasama dengan Indonesia Ramah Lansia (IRL) melangsungkan wisuda terhadap 242 siswa lanjut usia.

Editor: Sugiyarto
zoom-in Sekolah Setahun, Ratusan Simbah di Bantul Diwisuda, Mereka Semangat Sekali
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Ratusan lansia sekolah Lansia Salimah menjalani wisuda, Sabtu (21/12/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Sekolah Lansia Salimah (Salsa) Bantul bekerjasama dengan Indonesia Ramah Lansia (IRL) melangsungkan wisuda terhadap 242 siswa lanjut usia.

Menariknya, meski usianya sudah tak bisa dikatakan muda, prosesi wisuda itu berlangsung meriah. Selayaknya telah lulus dari perguruan tinggi.

Mereka datang dengan busana wisuda lengkap dengan toga. Ketika namanya dipanggil, mereka maju satu persatu kedepan.

"Prosesi wisuda ini sebagai bentuk apresiasi kepada para simbah, karena mereka sudah berjuang mengikuti proses pembelajaran, selama satu tahun," kata Direktur Sekolah Lansia Salimah, drg Prasasti Bintarum, saat prosesi wisuda di Aula Manding II Bantul, Sabtu (21/12/2019)

Menurut dia, selama kurun waktu satu tahun, simbah simbah itu dibekali dengan empat kurikulum pembelajaran.

Pertama, tentang kesehatan meliputi pemeriksaan tinggi badan dan tensi. Kedua, tentang keagamaan. Ketiga tentang olahraga meliputi senam anti pikun dan senam anti struk.

Keempat dan yang terakhir, para lansia diberikan ketrampilan mengenai ecobrick yaitu memilah dan memanfaatkan sampah plastik menjadi sesuatu yang berguna.

Tujuannya, ikut peduli untuk mengurangi sampah plastik.

Ratusan lansia Sekolah Lansia Salimah menjalani wisuda, Sabtu (21/12/2019)
Ratusan lansia Sekolah Lansia Salimah menjalani wisuda, Sabtu (21/12/2019) (Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin)

"Sampah plastik di Bantul ini kan sudah luar biasa. Jadi setiap datang ke sekolah, para lansia membawa sampah plastik kemudian dipilah. Harapannya mereka ikut peduli terhadap plastik. Caranya dengan menguranginya. Dibuat menjadi ecobrick," terang dia.

Dikatakan Prasasti, setelah diwisuda, para lansia itu mendapat predikat strata satu. Tentu prosesnya tidak ada ujian, apalagi skripsi. Karena bagi lansia yang paling penting adalah senang. Standar nilainya adalah keaktifan dalam setiap pertemuan.

Sekolah Lansia Salimah sendiri memiliki 850 siswa. Semuanya lanjut usia.

Sebagian di antaranya sudah lulus karena telah menyelesaikan kurikulum. Saat ini masih ada sebagian lainya. "Mudah mudahan tahun mendatang bisa segera melangsungkan wisuda," harap dia.

Prosesi wisuda para lansia dihadiri langsung oleh Bunda Paud sekaligus Ketua PKK Bantul, Erna Suharsono. Ia mengucapkan apresiasi, karena menurut dia, kegiatan yang dilakukan oleh sekolah lansia Salimah itu luar biasa.

"Kami apresiasi. Karena untuk lansia, siapa lagi kalau bukan kita yang memikirkan. Di sekolah lansia ada banyak pelajaran. Tujuannya agar para lansia bisa terus berkarya berdaya dan bisa mandiri.

Mudahan sekolah ini bisa memberikan semangat para lansia untuk menjadi sehat. Tidak gampang sakit," harap dia. (Tribunjogja/Ahmad Syarifudin)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Selesaikan Study Selama Setahun, Ratusan Simbah di Bantul Diwisuda, https://jogja.tribunnews.com/2019/12/21/selesaikan-study-selama-setahun-ratusan-simbah-di-bantul-diwisuda.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas