Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dendam Lama Diduga Jadi Motif Pengeroyokan Hingga Menewaskan Ridho Soleh

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan dendam lama diduga menjadi motif dasar pengeroyokan terhadap korban.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Dendam Lama Diduga Jadi Motif Pengeroyokan Hingga Menewaskan Ridho Soleh
Tribun Sumsel/Shinta Dwi Anggraini
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kapolsek SU 1 Kompol Mario Ivanry saat menggelar rilis satu tersangka yang berhasil ditangkap atas kasus penganiyaan hingga tewasnya Redho Soleh, Selasa (24/11/2019). 

"Ngucap, baca istighfar jangan seperti ini," ucap salah seorang pelayat yang berusaha menenangkan Ema.

Diketahui, Redho tewas usai menjadi korban pengeroyokan tepat di depan Kantor Lurah 9/10 Ulu Palembang.

Wawan (23) sepupu korban menuturkan, saat kejadian itu korban sedang mengendarai sepeda motor untuk mencari adiknya sekira pukul 02.30 pagi.

Para pelayat berusaha menenangkan Ema (45) yang pingsan di hadapan jenazah Redho Soleh (23), anak kandungnya yang tewas karena pengeroyokan, Selasa (24/12/2019).
Para pelayat berusaha menenangkan Ema (45) yang pingsan di hadapan jenazah Redho Soleh (23), anak kandungnya yang tewas karena pengeroyokan, Selasa (24/12/2019). (Tribunsumsel.com/Shinta Dwi Anggraini)

"Tapi belum sempat bertemu, sepertinya korban dicegat dan kemudian dikeroyok," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga korban, diduga ada empat pelaku yang mengeroyok korban hingga tewas.

Setelah ditemukan tak sadarkan diri dalam kondisi tubuh bersimbah darah, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang untuk mendapat pertolongan.

"Tapi nyawanya tidak bisa diselamatkan. Kata dokter kehabisan darah karena mengalami 14 luka tusuk di punggung dan leher," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kesehariannya, korban bekerja serabutan untuk membantu perekonomian keluarganya.

Baca: Ema Beberapa Kali Pingsan di Depan Jenazah Redho Saleh, Anaknya yang Tewas Dikeroyok

Baca: Suporter Jakmania Yang Diduga Keroyok Satu Anggota Polri Berjumlah 50 Orang

Rencananya jenazah anak pertama dari empat bersaudara ini akan dimakamkan di TPU Telaga Swidak.

"Ibunya sedih sekali, jadi memang belum bisa diajak ngomong. Tapi kami berharap semoga pelaku cepat ditangkap sehingga kami bisa mendapat keadilan,"ujarnya.

Redho Soleh (23) warga jalan Tembok Baru Lorong Sehati RT. 18 RW 08 Kelurahan 11 Ulu Palembang, tewas usai menjadi korban pengeroyokan, Selasa (24/12/2019).

Sepupu korban, Wawan (23) mengatakan kejadian itu terjadi tak jauh dari kantor lurah 9-10 ulu sekira pukul 02.30 pagi.

"Saya dengar, saat itu korban sedang mencari adiknya. Tiba-tiba dicegat dan langsung dikeroyok," ujarnya saat ditemui di rumah duka.

Baca: Tewas Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal, Andre Dimakamkan

Baca: BREAKING NEWS: Seorang Pria Tewas Dikeroyok di Minimarket Kawasan Sidoarjo

Korban sendiri ditemukan oleh adik yang sedang ia cari sebelum mengalami pengeroyokan.

Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tak sadarkan diri dengan kondisi tubuh bersimbah darah.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas