Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Buron Setahun, Mantan Kades Bacok Kades Hingga Tewas Diringkus di Cimahi Bandung

Mantan kepala desa (Kades) Tampang Baru yakni Anang Sukri (43) harus merasakan dinginnya lantai penjara Mapolres Muba.

Buron Setahun, Mantan Kades Bacok Kades Hingga Tewas Diringkus di Cimahi Bandung
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Buron Setahun Mantan Kades, Bacok Kades Diringkus di Cimahi 

Buron Setahun Mantan Kades, Bacok Kades Diringkus di Cimahi

TRIBUNNEWS.COM, SEKAYU -- Mantan kepala desa (Kades) Tampang Baru yakni Anang Sukri (43) harus merasakan dinginnya lantai penjara Mapolres Muba.

Tersangka yang melakukan kasus penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia kini berhasil diamankan setelah Unit Reskrim Polsek Bayung Lencir, Jumat (20/12/19) tersangka berhasil ditangkap di Jawa Barat.

Tim berhasil mengamankan tersangka di kontrakannya di Kelurahan Lagadar Kecamatan Margaasih kota Cimahi untuk selanjutnya dibawa ke Polsek Bayung Lencir untuk kepentingan penyidikan.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.iK didampingi Kapolsek Bayung Lencir AKP Jonroni, SH mengatakan, Anang Sukri merupakan mantan kades di desa Tampang Baru.

Anang Sukri menjadi buronan polisi setelah pada Kamis (20/12/2018) sekitar pukul 11.00 WIB melakukan penganiayaan yang menyebabkan satu luka berat korban bernama Usman Bin Amir (49) sebagai Kepala Desa yang merupakan warga Dusun 1 Desa Tampang Baru Kecamatan Bayung Lencir Muba dan satu orang meninggal bernama Romli (58) warga jalan pangeran Hidayat Kelurahan Pal 5 kecamatan Kota Baru provinsi Jambi.

Kejadian berawal dari prihal dalam meluruskan masalah tanah yang dijual tersangka.

Tak lama kemudian tersangka Sukri datang dan langsung terjadi perselisihan paham sehingga membuat tersangka gelap mata dan mengambil senjata tajam jenis parang yang berada di sepeda motornya.

"Lalu tersangka membacok ke arah korban Romli yang sempat ditangkis korban dengan kedua tangannya sehingga kedua tangan korban Romli mengalami luka bacok ditambah bacokan punggung belakang secara berulang kali," ujar Yudhi, disela pers rilis, Jumat (27/12/19).

Tak puas sampai disitu tersangka mengejar korban Usman dan membacok di bagian punggung, lengan dan pinggang korban. Kemudian setelah melampiaskan tersangka langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor beat warna putih. 

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Sriwijaya Post
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas