Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pria di Pelalawan Tewas Setelah Lerai 2 Wanita yang Bertengkar di Warung Tuak, Ini Kronologinya

Seorang pria di Pelalawan, Riau, meregang nyawa ketika berupaya melerai pertengkaran dua wanita.

Pria di Pelalawan Tewas Setelah Lerai 2 Wanita yang Bertengkar di Warung Tuak, Ini Kronologinya
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Jenazah 

TRIBUNNEWS.COM, PELALAWAN - M alias Pakde meregang nyawa setelah lehernya terluka akibat terkena pecahan botol kaca.

Peristiwa bermula ketika dua orang wanita AT alias Nisa dan Devi terlibat pertengkaran di sebuah warung tuak di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (26/12/2019) sekira pukul 01.30 WIB.

Melihat pertengkaran itu, M alias Pakde berniat untuk melerai.

"Korban melerai pertengkaran hingga situasi sempat mereda," kata Kapolres Pelalawan AKBP Hasyim Risahondua, Jumat (27/12/2019).

Baca: Dua Pemuda di Rokan Hulu Bobol Kios Gasak Handphone Senilai Rp 70 Juta

Namun, tak lama kemudian keributan antar keduanya kembali terjadi.

AT yang gelap mata kemudian mengambil botol bekas minuman beralkohol, lalu dipecahkan ke tiang warung.

Tersangka yang naik pitam kemudian naik ke atas meja dan berusaha melemparkan pecahan botol tersebut kepada Devi.

Baca: Anggota Brimob Polda Riau Tewas Dikeroyok Massa di Yahukimo Papua, Berikut Kronologi Kejadiannya

Korban yang berusaha melerai pertengkaran itu justru terkena pecahan botol yang dilemparkan AT.

"Lemparan pecahan botol justru mengenai korban yang menyebabkan luka robek di leher sebelah kiri. Sehingga korban mengalami pendarahan," kata Hasyim.

Melihat kejadian itu, AT dan pengunjung berusaha menolong korban dengan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pelalawan.

Baca: Keluarga Korban Benarkan Video Viral Pengendara Motor Lawan Arus dan Senggol Pengendara Lain

Namun, karena luka yang dialami korban pada leher itu cukup serius membuat banyak mengeluarkan darah.
Korban dinyatakan telah meninggal dunia setibanya di RS.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas