Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Polisi Periksa 6 Saksi Termasuk Penjaga Kos dan Tamu

Sampai saat ini, sudah ada sekitar 6 orang sebagai saksi yang diperiksa di Mapolresta Manado.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Polisi Periksa 6 Saksi Termasuk Penjaga Kos dan Tamu
Tribun Manado/Jufry Mantak
Polisi periksa saksi-saksi mengenai penemuan jenazah Pasutri. 

Diketahui, jenazah kedua korban diautopsi di ruang pemulasaran rumah skit Bhayangkara, Minggu (12/1/2020) kemarin.

"Itu dilakukan, untuk penyelidikan lanjut, karena banyak isu yang beredar, belum tentu benar, sehingga kami melakukan otopsi, untuk memastikan kejadian tersebut," tegas Aruan.

Baca: Kronologi Pasangan Suami Istri Tewas di Manado: Luka Tikam hingga Keluarga Menduga Bunuh Diri

Baca: Polisi Kesulitan Usut Kasus Tewasnya Suami Istri di Manado, 3 Ponsel Milik Korban Terkunci

Luka Tusuk Penyebab Kematian

Polresta Manado mengungkap hasil autopsi sementara jasad Gung Akbar (26) dan Rosna Sartika Kandong (27) yang ditemukan tewas mengenaskan dalam indekos, Kelurahan Komo Luar, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulut, Sabtu (11/1/2020) sekitar pukul 16.00 Wita.

Polisi melakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Manado pada Minggu (12/1/2020) kemarin.

Kini jenazah kedua korban sudah dibawa ke kampung halamannya masing-masing.

Samuel Kapia (26), seorang penjaga kos suami istri tewas di Manado.
Samuel Kapia (26), seorang penjaga kos suami istri tewas di Manado. (Tribun Manado/Ade Pamungkas)

Jenazah Gung Akbar dibawa ke warga Mamuju Utara, Sulawesi Barat sedangkan istrinya, Rosna Sartika Kandong (27), dibawa ke Girian Bawah, Kota Bitung.

Rekomendasi Untuk Anda

Gung Akbar adalah seorang PNS sedangkan Rosna adalah manejer rumah makan. Keduanya baru menikah 9 November 2019 silam.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan mengatakan hasil autopsi kedua korban meninggal karena luka tusukan.

"Korban perempuan mengalami luka tusukan di leher sebelah kanan, sedangkan korban kaki-laki meninggal karena luka tusukan mengarah ke jantung," ungkapnya.

Dia mengungkapkan saat olah TKP, pisau dipegang orang Gung. Namun, pihaknya masih mendalami kejadian tersebut.

"Kami belum bisa memastikan (kebenaran) seperti apa. Kasus masih didalami. Tapi duga ada cekcok," katanya.

Hasil pemeriksaan CCTV tak ada hal mencurigakan yang ditemukan polisi.

Polisi belum menemukan orang lain masuk dalam kamar.

"Kamar terkunci dari dalam. Analisa CCTV, tidak ada orang mencurigakan masuk dalam kos-kosan," katanya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas