Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bus Terguling di Ciater

Kesaksian Korban Selamat Laka Maut Bus di Subang, Sebut Sopir Sempat Lakukan Ini Sebelum Kejadian

Penumpang selamat membeberkan hal yang dilakukan sopir sebelum bus pariwisata PO Purnama Sari mengalami kecelakaan di Ciataer, Subang, (18/1/2020)

Kesaksian Korban Selamat Laka Maut Bus di Subang, Sebut Sopir Sempat Lakukan Ini Sebelum Kejadian
Hilman Kamaluddin/Tribun Jabar
Saksi mata, Anjas menunjukkan lokasi bus yang terguling. Bus PO Purnama Sari bernomor polisi E 7508 W di mengalami kecelakaan di turunan Palasari, Kampung Nagrog, RT 21/7, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (18/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang penumpang selamat membeberkan hal yang dilakukan sopir sebelum bus pariwisata PO Purnama Sari mengalami kecelakaan di Ciater, Subang, Sabtu (18/1/2020) sore.

Dalam kecelakaan maut yang terjadi di Turunan Palasari, Subang, Jawa Barat itu sebanyak 8 orang dinyataakn meninggal dunia termasuk sopir, 32 orang luka berat dan 18 luka ringan.

Syamsudin mengaku, Muniroh kakaknya yang menjadi korban luka ringan akibat kecelakaan bus terguling tersebut, sempat bercerita.

Kepada Syamsudin, Muniroh mengatakan, beberapa menit sebelum kecelakaan sang sopir sempat berhenti untuk memeriksa kendaraannya.

Sang sopir berhenti untuk mengecek kondisi ban sebelum melewati Turunan Palasari.

"Kata kakak saya sebelum kecelakaan itu sopirnya sempat berhenti dan turun mengecek kondisi ban," ujar Syamsudin saat mendampingi kakaknya di RSUD Kota Depok, Sawangan, Minggu (19/1/2020).

Setelah melakukan pengecekan kondisi ban, san sopir pun menjelaskan kepada penumpang bahwa semuanya baik-baik saja.

Sang sopir bersama para penumpang pun kembali melanjutkan perjalanan.

Namun, baru 10 menit mereka melaju kecelakaan maut itu pun terjadi.

"Setelah 10 menit jalan habis sopir turun cek kondisi ban, barulah terjadi kecelakaan," ungkap Syamsudin.

HALAMAN SELANJUTNYA>>>>>>>>>>>>>>

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas