Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahasiswi dan Ibunya Nekat Melawan Perampok Bersenjata Tajam, Perampoknya Minta Ampun

Jari telunjuk kanan Yusni Widya Utami (22) tampak diperban. Rupanya ia terluka saat melawan perampok yang mendatangi rumahnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Mahasiswi dan Ibunya Nekat Melawan Perampok Bersenjata Tajam, Perampoknya Minta Ampun
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Elis Aryani (kiri) dan anaknya, Yusni Widya Utami (kanan), menunjukkan luka di tangan masing-masing akibat perkelahian melawan perampok yang menyatroni rumah mereka di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (20/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON- Jari telunjuk kanan Yusni Widya Utami (22) tampak diperban.

Rupanya ia terluka saat melawan perampok yang mendatangi rumahnya di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (20/1/2020).

Raut wajahnya tampak tegar meski ekspresi ketakutannya sekali-sekali masih terlihat.

Anak pertama pasangan Jojo Sutarjo (48) dan Elis Aryani (48) itu baru saja berkelahi melawan perampok yang membawa senjata tajam.

Seolah tak ada ketakutan dalam dirinya, Yusni berhasil melumpuhkan perampok itu seorang diri.

 

"Lagi menonton televisi, tiba-tiba langsung dibekap ( perampok ) dari belakang sambil menempelkan goloknya di leher saya," kata Yusni saat ditanya mengenai kronologis perampokan itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengatakan, kala itu tengah asyik menonton televisi sambil menyantap mi instan buatannya.

Yusni terkejut saat ada orang tidak dikenal mengancam keselamatannya dan langsung menangis.

Bahkan, perampok itupun meminta Yusni pergi ke kamar untuk mengambil barang-barang berharga.

Namun, saat tiba di depan kamar perampok itupun lengah sehingga Yusni langsung membantingnya.

Keduanya pun sempat berebut golok yang dibawa perampok itu hingga jari tangan Yusni berdarah.

"Menangis karena khawatir dengan ibu saya, tapi pas ada peluang itu langsung saya lumpuhkan malingnya," ujar Yusni Widya Utami.

Saat itu, ia mengaku hanya bermodalkan nekat untuk melumpuhkan perampok.

 

Menurut dia, saat berhasil dilumpuhkan perampok itupun sempat meminta ampun.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas