Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

UPDATE: Bagaimana Nasib Bocah SD yang Menangis karena Juara Lomba Lari Tapi Tak Dapat Hadiah?

Asmarani Ndongku, siswa SD di Poso, peraih juara I putri lari 21 km tanpa hadiah, mendapat simpati dari sejumlah kalangan.

UPDATE: Bagaimana Nasib Bocah SD yang Menangis karena Juara Lomba Lari Tapi Tak Dapat Hadiah?
Freepik
Ilustrasi lomba lari marathon 

TRIBUNNEWS.COM - Asmarani Ndongku, siswa SD di Poso, peraih juara I putri lari 21 km tanpa hadiah, mendapat simpati dari sejumlah kalangan.

Asmarani mendapat sejumlah sumbangan setelah tersiar kabar dirinya tidak diberi hadiah dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tengah selaku pelaksana kegiatan atas syukuran selesainya pekerjaan peningkatan kualitas jalan Lawanga-Toyado, Poso.

Tangis dan lelah siswa kelas VI SD Desa Pandiri itu kini terobati kembali setelah beberapa bantuan datang ke rumahnya di Desa Pandiri, Kecamatan Lage.

Bantuan itu antara lain dari Komunitas Pencinta Lari (Runners Club) Poso dengan memberikan sejumlah uang tunai dan satu kaus bertuliskan "Runners Poso".

Baca: Sumbangan Mengalir ke Bocah SD yang Nangis karena Tak Dapat Hadiah Setelah Juarai Lomba Lari 21 KM

Baca: Polisi Pakai Pasal Pembunuhan Berencana Selidiki Kematian Lina, Rizky Febian Tak Sebut Nama Terlapor

Baca: Syok Tapi Tetap Bersyukur, Ayu Azhari Anggap Axel Tak Pernah Lakukan Kejahatan

Runners Kabupaten Tolitoli serta seorang donatur dari Kabupaten Salatiga, Jawa Tengah, juga memberikan sejumlah uang.

"Tadi barusan sekitar jam dua siang dari Runners Poso dan Tolitoli datang ke rumah kasih hadiah. Kemudian, ini ibu lagi minta rekening, katanya dari Salatiga," kata Alfrianus Ndongku, orangtua Asmarani, didampingi salah seorang ibu utusan dari Salatiga, Selasa (28/1/2020).

Menurut Alfrianus, mereka yang bersimpati itu memberi apresiasi atas usaha dan kerja keras Asmarani yang sudah keluar sebagai pemenang, meski tidak mendapat hadiah dari penyelenggara.

Komunitas Runners Poso meminta agar Asmarani tidak putus asa dan turun semangat dalam berlatih.

"Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang peduli dengan anak kami," kata Alfrianus.

Asmarani yang lahir dari keluarga pelari itu sebelumnya mengikuti lomba lari atas syukuran selesainya pekerjaan peningkatan kualitas jalan Kelurahan Lawanga-Toyado.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas