Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tim Gabungan Eksekusi 8 Rumah dan 7 Lahan Pengembangan PT Pelindo II di Sungai Kunyit

Mekanisme ganti rugi lahan untuk pembangunan Terminal Kijing mengacu pada Perpres Nomor 62 tahun 2018

Tim Gabungan Eksekusi 8 Rumah dan 7 Lahan Pengembangan PT Pelindo II di Sungai Kunyit
Tribunpontianak.co.id/Try Juliansyah
Suasana pembongkaran paksa rumah warga oleh tim gabungan dalam eksekusi pengembangan pelabuhan kijing di Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah, Kamis (27/2/2020). Tim Gabungan terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Try Juliansyah

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK -   Brimob Polda Kalbar turun tangan dalam proses eksekusi 8 rumah dan 7 lahan pengembangan PT Pelindo II terus dilakukan oleh tim gabungan.

Alat berat juga digunakan untuk pembongkaran sejumlah rumah di Sungai Kunyit.

Tidak Kurang 600 personel gabungan dikerahkan untuk eksekusi lahan tersebut yang terdiri dari TNI Polri dan Sat Pol PP.

Adapun tim gabungan tersebut terdiri dari, Kodim 1201/Mpw 100 orang, Polres Mempawah 220 orang, Sat Brimob Kalbar 100 orang, Yonif 643/Wns 50 orang, Yonzipur 6/SD 50 orang, Yonmaharlan XII Mempawah 40 orang dan Satpol PP Mempawah 40 orang.

Pada saat eksekusi rumah pertama di Sungai Kunyit sempat ada sedikit perlawanan dari masyarakat dan pemilik rumah.

Hal ini dilakukan karena penggantian yang dilakukan pelindo tidak sesuai.

Pembakaran paksa akhirnya harus dilakukan oleh tim gabungan bersama tim volunteer yang membantu mengevakuasi barang-barang di rumah tersebut.

IPC menghormati proses pembebasan lahan untuk pembangunan Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, yang telah ditetapkan Pengadilan Negeri Mempawah.

IPC berharap proses pengosongan 8 bangunan dan 7 lahan milik 15 daftar nominatif (warga) bisa berjalan baik dan lancar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas