Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sering Dihina Jadi Alasan Sumar Cekik Mertuanya Hingga Tewas

Sumar menjadi tersangka setelah pihaknya mendapatkan hasil otopsi dari tim DVI Polda Jatim

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sering Dihina Jadi Alasan Sumar Cekik Mertuanya Hingga Tewas
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Ilustrasi. 

“Seperti dalam Pasal 338 subsider 340, menyebabkan orang lain meninggal dunia,” pungkas dia.

Pengakuan tersangka saat diperiksa polisi

Sumar tega membunuh kerabatnya sendiri, Zeli (55) karena sering mengejeknya.

Hal itu terungkap saat diperiksa di Polres Jember.

Baca: Kronologi Pembunuhan Pasutri di Tulungagung Dibacakan, JPU Jelaskan Peran Para Terdakwa

Dia mengaku sering dituding sembagai sumber masalah oleh korban. 

Zeli juga sering mengejek pelaku yang masih menumpang di rumah salah satu warga di Desa Karangbayat.

Rekomendasi Untuk Anda

Sumar dan Zeli memang tinggal bersama di rumah salah satu warga.

“Misal dia sering mengejek dengan kata kata awakmu iki ngampung nang kene ae sering bikin masalah (kamu hanya numpang di sini, kok bikin masalah terus),” kata Kepala bagian Operasi (KBO) Satreskrim Polres Jember Iptu Solehan Arif kepada Kompas.com, Rabu (11/3/2020).

Sering diejek, kesabaran Sumar habis.

Ia pun membunuh Zeli di rumahnya di Desa Karangbayat.

Saat itu, istri Sumar juga berada di dalam rumah.

Tapi, Sumar memastikan istrinya tak terlibat dalam pembunuhan itu.

“Istrinya pada waktu itu memang ada di rumah, namun tidak ikut membantu. Pengakuan dari Sumar, istrinya tidak tau apa-apa, dia hanya mengatakan habis dibunuh, itu saja,” papar dia.

Sumar mengaku mencekik korban hingga tewas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas