Jenazah di Bawah Jembatan Diduga Penderita Epilepsi yang Tertabrak Kereta Api
Polisi menduga pria ini bernama Erwansyah (31). Diperkirakan, ia menjadi korban kecelakaan kereta api.
Editor: Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, BLAMBANGAN UMPU - Polisi berhasil mengungkap identitas jenazah yang ditemukan di Kampung Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung.
Mayat pria tanpa identitas tersebut ditemukan di bawah Jembatan Telung Telak, Dusun Talak Karet, Kampung Lembasung, Kamis (12/3/2020) sore.
Kasat Reskrim Polres Way Kanan AKP Devi Sunjana menuturkan, mayat tersebut ditemukan anak-anak bermain di sekitar jembatan sepulang dari mengaji.
Saat itu mereka mencium bau menyengat dari bawah jembatan.
Baca: Update Corona di Indonesia: Ada 69 Kasus, 4 Meninggal, 5 Sembuh
Baca: Kiat Aman Bekerja di Tengah Wabah Corona dengan Teknologi HRIS
Saat mencari asal bau busuk tersebut, anak-anak melihat sesosok mayat tergeletak di pinggir sungai.
Mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke pamong kampung setempat dan diteruskan ke polisi.
Polres Way Kanan langsung menuju lokasi penemuan mayat.
Mereka mendapati kondisi mayat yang mengenakan kaus kuning dan celana hitam itu kulitnya sudah mengelupas dan dipenuhi belatung.
Selanjutnya jasad pria itu dibawa ke RSUD Zainal Abidin Pagar Alam Way Kanan untuk divisum.
Hasil visum dokter RSUD dan Tim Inafis Polres Way Kanan menunjukkan bahwa lengan kanan korban terlepas.
Diperkirakan, ia menjadi korban kecelakaan kereta api.
Setelah melakukan identifikasi sidik jari, polisi menduga pria ini bernama Erwansyah (31), warga Jalan Ebara, Kampung Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan.
Hal itu dibenarkan Dadang Efendi, sepupu korban.
Baca: Raut Muka Betrand Peto Berubah saat Sarwendah Beri ASI Adiknya, Ruben Onsu: Enggak Suka Kamu Bohong
Baca: Respon Emil Terkait Arahan Kemenkes RI Agar Proaktif Tes Warga Berkategori Orang dalam Pemantauan
Dia menjelaskan bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.