Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

10 Orang Dalam Pemantauan Covid-19 di Buleleng Bali Jalani Tes Spesimen

Dinas Kesehatan Provinsi Bali telah melakukan tes spesimen virus corona terhadap 10 ODP, yang kini sedang diisolasi di RS Pratama Giri Emas Buleleng.

10 Orang Dalam Pemantauan Covid-19 di Buleleng Bali Jalani Tes Spesimen
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Pekerja menyelesaikan pembangunan fasilitas gedung karantina dan observasi rumah sakit khusus penyakit menular di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (22/3/2020). Pengerjaan pembangunan rumah sakit ditargetkan selesai pada 29 Maret 2019 sehingga dapat segera difungsikan untuk mengatasi penularan wabah virus corona atau Covid-19 yang terus meluas. Tribun Batam/Argianto DA Nugroho 

TRIBUNNEWS.COM, BULELENG - Dinas Kesehatan Provinsi Bali telah melakukan tes spesimen virus corona terhadap 10 Orang Dalam Pemantauan (ODP), yang kini sedang diisolasi di RS Pratama Giri Emas, Buleleng, Bali.

Mereka tergolong memiliki risiko tinggi, karena pernah melakukan kontak dengan salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yang kini diisolasi di RSUD Buleleng.

Demikian diungkapkan Sekda Buleleng yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, saat konferensi pers di Lobi Athiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Buleleng, Bali, Minggu (22/3/2020) siang.

Tes spesimen virus Corona itu diambil pada Jumat (20/3/2020) lalu.

"10 ODP yang memiliki kontak risiko tinggi dengan PDP sudah diambil spesimennya pada tanggal 20 Maret 2020," ungkapnya.

Selain kepada 10 ODP itu, tes spesimen kali kedua juga sudah dilakukan terhadap empat PDP yang saat ini diisolasi di RSUD Buleleng.

Bagaimana dengan hasil lab pertama yang sebelumnya sudah pernah dilakukan?

Suyasa enggan menjawab dengan alasan tidak memiliki kewenangan, serta tidak menerima laporan hasil lab dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes).

Baca: Surabaya Darurat Corona, Polisi Bubarkan Pengunjung Kafe Pakai Pengeras Suara

Baca: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Kumpulkan Donasi untuk Cegah Corona, Ajak Masyarakat di Rumah Saja

Tugas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 di kabupaten, kata Suyasa, hanya melakukan strategi upaya untuk mencegah, menangani, serta mempersiapkan segala program menghadapi Covid 19.

"Mohon maaf, hasil labnya hanya diberikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Sementara dalam protap yang telah ditentukan, hasil lab hanya bisa disampaikan oleh pemerintah pusat, dan Sekda Bali yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Provinsi Bali. Saya kembali ditegaskan oleh Sekda Bali bahwa semua informasi tentang perkembangan hasil lab, khususnya yang positif, itu kewenangannya di Provinsi Bali," katanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas