Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

BREAKING NEWS : Polres TTU Bekuk Spesialis Pencurian di Kota Kefamenanu

Polres Timor Tengah Utara (TTU) melalui Tim Buser dan Tim Pidum melakukan penangkapan terhadap salah satu spesialis pencurian di rumah, kos, konter, d

BREAKING NEWS : Polres TTU Bekuk Spesialis Pencurian di Kota Kefamenanu
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh
Ilustrasi pencurian. 

TRIBUNNEWS.COM - Polres Timor Tengah Utara (TTU) melalui Tim Buser dan Tim Pidum melakukan penangkapan terhadap salah satu spesialis pencurian di rumah, kos, konter, dan perkantoran di wilayah Kota Kefamenanu.

Pelaku yang merupakan warga Kecamatan Boking, Kabupaten TTS, dan berinisial IS tersebut ditangkap di kontrakannya di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu pada, Sabtu (28/3/2020) dini hari.

Dalam proses penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan sedikitnya 33 barang bukti.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh polisi yakni puluhan handphone, laptop, speakir mini, flash, beras 40 kg, gergaji listrik, gurinda listrik, senapan angin, dan masih banyak lagi barang bukti lainnya.

Kapolres TTU, AKBP. Nelson Filipe Diaz Quintas dalam konferensi persnya, Senin (30/3/2020) mengungkapkan bahwa, pelaku pencurian berinisial IS ditangkap karena adanya lima laporan polisi yang dilaporkan oleh warga Kota Kefamenanu sejak tahun 2019 dan 2020.

"Tersangka ini berinisialnya IS, karena kasus pencurian berat. Pasal 363, dasar laporan polisi. Ada lima laporan polisi," ungkapnya.

Dijelaskan Nelson, tersangka melakukan aksinya di tujuh lokasi yang berbeda di dalam Kota

Kegamenanu.Dari tujuh lokasi tersebut, pelaku dapat membawa kabur sekitar 33 barang bukti yang berhasil dicuri olehnya.

"Yang lebih banyak itu handphone, alat-alat listrik dan tukang, empat unit laptop, senapan angin, strika, dan yang lain teman-teman bisa lihat sendiri," terangnya.

Nelson mengatakan, tersangka dalam melakukan aksi pencurian dengan cara mendongkel dengan menggunakan obeng.

Biasanya, kata Nelson, pelaku melakukan aksinya pada subu, sekitar pukul 04:00 Wita.

"Tersangka biasanya melakukan pencurian di beberapa TKP yakni di konter, rumah, kos-kosan, dan perkantoran," ujarnya.

Baca selengkapnya>>>

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas