Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Sebelum Dibunuh, Wanita yang Tewas di Surabaya Sampaikan Ini Saat Telepon Ibundanya

Korban bekerja sebagai terapis massage di Kota Surabaya kurang lebih sudah berjalan dua tahun terakhir

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Sebelum Dibunuh, Wanita yang Tewas di Surabaya Sampaikan Ini Saat Telepon Ibundanya
Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Kerabat korban sedang memasang bendera kuning di rumah milik orang tua Almarhumah Ika Puspita Sari di Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Rabu (22/4/2020) sore 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Iwan Arifianto

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Ika Puspita Sari warga Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang ditemukan tewas bersimbah darah di lantai 8 apartemen Puncak Permai Tower A, Surabaya, Rabu (22/4/2020).

Ketika Tribunjateng.com datang ke rumah orang tua almarhumah tampak sudah terpasang bendera kuning.

Kursi-kursi sudah tertata rapi di depan rumah, beberapa petakziah juga sudah datang silih berganti.

Sepupu korban, Firman menuturkan, keluarga almarhumah sudah menjemput jenazah ke Surabaya.

Mereka berangkat dari Semarang menggunakan mobil milik keluarga sekira pukul 12.00 WIB.

"Kemungkinan sampai Semarang tengah malam atau bahkan dinihari," terangnya kepada Tribunjateng.com.

Baca: Tak Terima Ditegur Saat Pesta Miras, Sekelompok Pemabuk Aniaya Warga Bukittiggi Hingga Tewas

Berita Rekomendasi

Korban bekerja sebagai terapis massage di Kota Surabaya kurang lebih sudah berjalan dua tahun terakhir.

"Korban terakhir pulang sewaktu ada acara keluarga Februari lalu, ada anggota keluarga yang ulang tahun," terangnya.

Dikatakan Firman, korban merupakan sosok wanita yang sangat peduli keluarga.

Ibu dua anak tersebut, selama ini menjadi tulang punggung bagi keluarganya.

"Almarhumah punya dua anak, masing-masing usia 17 tahun dan 4 tahun, anaknya ikut ibu almarhumah di Semarang," jelas Firman.

Sebelum mendengar kematian korban, lanjut Firman, korban sempat menelpon ibunya.

Baca: KPN Semprotkan Disinfektan di Kawasan Zona Merah

Ia menyatakan ingin pulang lantaran kangen dengan ibu dan anaknya di rumah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas