Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tenaga Medis di Bolmong Sulut Ketakutan Sempat Periksa Warga dari Daerah Pendemi, Ini Sebabnya

Memeriksa mereka tanpa APD sangat berisiko sehingga daripada tertular, sejumlah tenaga medis terpaksa pakai cara ekstrem. Memakai jas hujan

Tenaga Medis di Bolmong Sulut Ketakutan Sempat Periksa Warga dari Daerah Pendemi, Ini Sebabnya
Tribun manado / Arthur Rompis
Suasana Ruang Pemeriksaan Puskesmas Inobonto 

Laporan Wartawan Tribun Manado  Arthur Rompis
 
 
TRIBUNNEWS.COM, MANADO -  Tidak adanya alat pelindung diri  (APD) mejadi persoalan serius yang dihadapi petugas medis di daerah.

Di antara mereka terpaksa pakai jas hujan.

Kekurangan APD juga dirasakan tim medis di Kabupaten Bolmong.

Akibat APD langka, beberapa tenaga  medis sempat ketakutan menangani pasien.

"Terus terang saja kami ketakutan, kita tidak tahu apakah pasien tertular atau tidak," kata Dilapanga seorang  tenaga medis di Puskesmas Lolak.

Menurut dia, yang paling ditakuti adalah warga dari daerah pendemi.

Memeriksa mereka tanpa APD sangat berisiko.

Baca: Zona Merah Covid-19 di Kabupaten Batang Meluas ke 6 Kecamatan, 24 Tenaga Medis Positif Corona

Daripada tertular, sejumlah tenaga medis terpaksa pakai cara ekstrem. Memakai jas hujan.

"Daripada harus tertular lebih baik pakai jas hujan," ujar dia.

Sebut dia, untuk saat ini, APD sudah cukup.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Manado
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas