Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Michael Terduga Pembunuh Elvina Diamankan, Saat Ini Diinterogasi Polisi

di Mapolsek, Kompol Aris terlihat sibuk meladeni pertanyaan awak media seputar pembunuhan sadis tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Michael Terduga Pembunuh Elvina Diamankan, Saat Ini Diinterogasi Polisi
istimewa
Warga padati lokasi kejadian dugaan pembunuhan di Komplek Cemara Asri, persisnya di Jalan Duku, Kecamatan Percutseituan, Selasa (6/5/2020) malam. (TRIBUN MEDAN / ist) 

Sementara itu, korban dibunuh dengan cara mengenaskan.

Pembunuhan ini diduga terkait asmara oleh pelaku yang bernama Michael (22).

Michael adalah warga Jalan Garuda, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Percutseituan.

"Pacarnya laki-laki minum obat nyamuk. Ceweknya penuh luka, sempat dimasukkan ke dalam kardus," kata warga.

Personel Polsek Percutseituan dan Polrestabes Medan yang mendapatkan kabar ini kemudian turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

"Tadi kita dapat informasi bahwa ditemukan dua orang di dalam satu rumah. Salah satu sudah meninggal dunia, dan satu orang lagi masih kita dalami."

Kedua orang ini kita bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi terhadap korban," ucap Kapolsek Percutseituan Kompol Aris Wibowo.

Rekomendasi Untuk Anda

Sambung Kapolsek, diduga usai membunuh kekasihnya, pelaku mencoba bunuh diri dengan meminum cairan anti nyamuk.

Selanjutnya, warga yang mengetahui kasus pembunuhan itu langsung melaporkan ke Polsek Percutseituan.

Tak lama berselang personel Polsek Percut Seituan bersama Tim Inafis Polrestabes Medan turun ke lokasi untuk mengevakuasi jasad korban lalu membawanya ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

Hingga tengah malam, warga sekitar masih memadati lokasi kejadian.

Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Percutseituan, Kompol Aris Wibowo, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

Dugaan motif sementara

Pembunuhan disertai mutilasi ini diduga karena motif asmara yang tak mendapat restu dari orangtua.

Motif sementara itu terungkap ketika petugas memintai keterangan dari keluarga korban saat membuat pengaduan di Mapolsek Percut Sei Tuan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas