Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Lawan Stigma Negatif, Solidaritas Punk Bagi Makanan & Sumbang Baju Layak Pakai untuk Korban Corona

Melawan stigma masyarakat, komunitas punk bagikan makanan hingga sumbang pakaian layak pakai untuk korban Covid-19.

Lawan Stigma Negatif, Solidaritas Punk Bagi Makanan & Sumbang Baju Layak Pakai untuk Korban Corona
Tribun Bali/Dwi Suputra
Ilustrasi anak Punk 

TRIBUNNEWS.COM - Melawan stigma masyarakat, komunitas punk bagikan makanan hingga sumbang pakaian layak pakai untuk korban Covid-19.

Di sata stigma miring karena dandanan yang ekstrem ditujukan pada mereka, komunitas pun di Salatiga berusaha mematahkan anggapan tersebut.

Warga melihat pakaian layak pakai yang digelar komunitas punk Salatiga.(KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA)
Warga melihat pakaian layak pakai yang digelar komunitas punk Salatiga.(KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA) ()

Solidaritas punk di Salatiga viral lantaran turut berkontribusi membantu korban terdampak Covid-19.

 POPULER Toko Berikan Baju Lebaran Gratis bagi Warga Miskin di Jember, Bebas Pilih Berbagai Ukuran

 POPULER Toko Berikan Baju Lebaran Gratis bagi Warga Miskin di Jember, Bebas Pilih Berbagai Ukuran

Komunitas Punk seringkali dianggap sebelah mata, berandalan, dan tidak taat norma.

Mereka seolah terasing dalam bermasyarakat.

Namun, di Kota Salatiga, komunitas Punk terus bergerak untuk mengubah stigma itu.

Selama Ramadhan tahun ini, secara rutin komunitas tersebut membagikan takjil di beberapa sudut kota, membuka dapur umum, dan membagikan pakaian layak pakai.

Datuk, salah seorang anggota komunitas Punk, mengatakan, kegiatan solidaritas itu berawal dari inisiatif yang tercetus secara spontan saat wabah Covid-19 merajalela di Indonesia.

"Kami kolektifan atau patungan, mulai dari Rp 25.000, ada yang menyumbang sembako atau bahan pangan lain. Kita masak dan bagikan kepada yang lebih membutuhkan daripada kami," ungkap Datuk, di Selasar Kartini,  Sabtu (23/5/2020).

Kegiatan mengolah bahan makanan dilakukan di dapur umum yang didirikan di kompleks Terminal Tamansari.

HALAMAN 2 >>>>>>>>

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas