Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Digigit Kutu Kucing, Bocah 1 Tahun di Sragen Meninggal Dunia

Samara Kumaira Mariba, balita asal Sragen, Jawa Tengah, yang digigit kutu kucing mengalami panas tinggi dan muntah

Digigit Kutu Kucing, Bocah 1 Tahun di Sragen Meninggal Dunia
Labib Zamani/Kompas.com
Bocah asal Sragen, Jawa Tengah, yang jari tangan kanannya bengkak digigit kutu kucing meninggal dunia, Kamis (28/5/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, SRAGEN -- Seorang balita di Sragen meninggal dunia setelah digigit oleh kutu kucing.

Sebelum meninggal dunia, Samara Kumaira Mariba, balita asal Sragen, Jawa Tengah, yang digigit kutu kucing mengalami panas tinggi dan muntah.

Menurut ayah Samara, Wanto (30), saat itu panasnya mencapai 39,9 derajat Celcius dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi.

"Awalnya, dikemoterapi di rumah sakit selama 14 hari. Baru pulang kemarin (Kamis). Minggunya badannya panas tinggi 39,9 derajat celcius dan muntah," kata Wanto.

Baca: Ribuan Warga Nyaris Bentrok Gara-gara Saling Tutup Akses Jalan Antar Kecamatan Hindari Covid-19

Baca: Terbukti Membakar Anggota Polisi Hingga Tewas, Lima Mahasiswa di Cianjur Divonis 9 Hinga 12 Tahun

Baca: Klaim Token Listrik Gratis PLN 2020, Akses www.pln.co.id atau WA di 08122123123

Baca: Jadwal Premier League Kembali Dimulai 17 Juni 2020, Laga Manchester City vs Arsenal Pembuka

Wanto dan istrinya, Etik Susilowati (29), mengaku sangat kehilangan karena Samara baru saja merayakan ulang tahun pertama pada 10 April 2020 lalu.

"Tadi dimakamkan sekitar pukul 09.00 WIB," kata Wanto.

Seperti diketahui, sejak jari tangannya bengkak usai digigit kutu kucing, Samara rutin jalani kemoterapi.

Bengkak dan muncul bintik merah Seperti diketahui, Samara digigit kutu kucing saat berusia empat bulan. Etik menceritakan, saat itu dirinya tengah di dapur untuk masak.

" Digigit kutu kucing itu usia empat bulan. Awalnya pas saya ajak masak," kata Etik kepada Kompas.com di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2020).

Setelah itu, Etik mencabut kutu kucing yang menggigit tangan Samara tersebut dan membuangnya.

Gigitan tersebut, menurut Etik saat itu, meninggalkan bekas bintik warna merah seperti gigitan nyamuk.

Takut terjadi sesuatu pada anaknya, Etik kemudian membawa Samara ke Puskesmas.

Saat itu, Etik diberi obat salep untuk mengurangi bekas gigitan tersebut.

Namun, bekas gigitan kutu kucing di jari manis Samara justru membengkak dan sering menangis kesakitan. (Kontributor Solo, Labib Zamani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebelum Meninggal, Balita Asal Sragen yang Digigit Kutu Kucing Alami Panas Tinggi dan Muntah

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas