Kisah Bripda M Azmi Hadapi Penyerang Polsek Daha Selatan Tanpa Senjata, Ceburkan Diri ke Rawa
Kisah dramatis dialami Bripda Muhammad Azmi, anggota Polsek Daha Selatan, Polres Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan saat mapolsek diserang
Editor: Anita K Wardhani
Khawatir pelaku mendobrak pintu ruang Binmas, spontan membuat Azmi melompat dari jendela dan menceburkan diri ke air dan sembunyi di bawah kolong.
Diketahui, kondisi ala di sekitar kantor Polsek dikelilingi air karena dibangun di atas lahan rawa.
Selanjutnya, Azmi berupaya mencari pertolongan.
Saat lompat dari jendela, telepon genggam ikut tercebur ke air, sehingga tak bisa dipakai untuk menghubungi siapapun.
Beruntung, ada anggota Polsek Daha Utara yang sudah ada di lokasi, menghubungi Polres HSS, dan Azmi pun langsung menepi.
Saat keluar, sudah banyak warga dan anggota barisan pemadam kebakaran memadamkan mobil patroli yang dibakar pelaku AR, yang ketahui warga Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten HSS, Kalsel.
Menurut Azmi, ini pengalaman pertama dia menghadapi situasi mencekam sebagai anggota Polri.
Diketahui, Azmi terbilang anggota Polri muda. Ia baru satu bulan bertugas di Daha Selatan.
Sebelumnya bertugas di Satsabhara Polres HSS.
Terkait tahanan di sel polsek, saat kejadian tetap aman dan tak ada tahanan yang memanfaatkan situasi untuk melarikan diri.
Bendera Setengah Tiang
Sehari pasca penyerangan kantor Polsek Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, kondisi kondusif.
Pelayanan di kantor Polsek Daha Selatan kembali berjalan seperti biasa.
Pantauan banjarmasinpost.co.id, (Grup Tribunnews.com), Selasa (2/6/2020) garis polisi yang dipasang pasca insiden Senin 1 Juni 2020 kemarin sudah dilepas.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.