Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Surabaya Jadi Zona Hitam Covid-19 di Jawa Timur, Begini Penjelasan Khofifah hingga Upaya Risma

Kota Surabaya jadi zona hitam sebaran covid-19 di Jawa Timur, ini update jumlah kasusnya, penjelasan Khofifah dan upaya Risma atasi virus Corona.

Surabaya Jadi Zona Hitam Covid-19 di Jawa Timur, Begini Penjelasan Khofifah hingga Upaya Risma
Surya/infocovid19.jatimprov.go.id/Tribunnews
Surabaya Jadi Zona Hitam Covid-19 di Jawa Timur, Begini Penjelasan Khofifah hingga Upaya Risma 

TRIBUNNEWS.COM - Kota Surabaya menjadi zona hitam untuk sebaran covid-19 di Jawa Timur, begini penjelasan dari Khofifah dan upaya Risma.

Dari update jumlah sebaran kasus positif covid-19 di Jawa Timur hingga Selasa (4/6/2020), Kota Surabaya menjadi kota dengan jumlah kasus terbanyak.

Hal terebut menjadikan Kota Surabaya menjadi zona hitam di peta sebaran covid-19 di Jawa Timur.

Data yang masuk hingga Selasa (2/6/2020) malam, positif covid-19 di Kota Surabaya mencapai 2.748 kasus.

Sementara itu untuk total di Jawa Timur bertambah 194 kasus, menjadi 5.132 kasus positif covid-19.

Baca: Surabaya Jadi Zona Hitam Covid-19, Doni Monardo hingga Menkes Terawan Justru Sanjung Risma, Mengapa?

Baca: Kisah Perjuangan Nenek 105 Tahun asal Surabaya Sembuh dari Covid-19

Setelah adanya perubahan warna dari zona merah ke zona hitam, banyak yang bertanya mengapa hal tersebut bisa terjadi di Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun memberikan penjelasan soal diberikannya zona hitam untuk Surabaya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma juga memberikan jawaban kenapa kasus positif Corona di wilayahnya tercatat tinggi.

BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>>>>>>

Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Sumber: TribunnewsWiki
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas