Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

ABK asal Pringsewu Hilang di Laut Aru Sejak Seminggu Lalu, Ibundanya Yakin Anaknya Selamat

Kebakaran kapal terjadi pada 6 Juni 2020 pukul 10.30 WIT saat ABK KM Bahari 05 sedang tidur

ABK asal Pringsewu Hilang di Laut Aru Sejak Seminggu Lalu, Ibundanya Yakin Anaknya Selamat
Tribunlampung.co.id/Robertus Didik
Kepala Dinas Sosial Pringsewu Bambang Suharmanu (kanan) berbincang dengan Suwarti, ibunda Rio Pangestu, Jumat (12/6/2020). Rio adalah ABK yang hilang di Laut Aru 

"Keluarga korban sifatnya meminta pendampingan kepada Bupati Pringsewu melalui Dinas Sosial," ungkap Bambang.

Anggota DPRD Pringsewu Anton Subagiyo mengapresiasi upaya Dinas Sosial yang melakukan pendampingan terhadap keluarga korban.

"Jadi, negara hadir ini dibuktikan dengan adanya TRC SLRT Dinas Sosial Pringsewu melakukan pendampingan terhadap keluarga korban," ujar Anton.

Kronologi Kebakaran

Rio Pangestu (23), warga Pekon Sumberagung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, dikabarkan hilang di perairan Laut Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku.

Itu setelah KM Bahari 05 yang dia tumpangi mengalami kebakaran, Sabtu (6/6/2020) lalu.

Rio Pangestu merupakan satu dari 30 ABK KM Bahari 05.

Baca: Dr Bendrong Meninggal Dunia, IDI Nyatakan Kehilangan Dokter yang Berdedikasi pada Pelayanan Forensik

Dari 30 ABK tersebut, 28 orang dikabarkan selamat, satu orang meninggal, dan satu orang hilang atas nama Rio Pangestu.

Sampai saat ini, anak pertama dari pasangan Warsito (43) dan Suwarti (42) itu belum juga ditemukan.

Ibu Rio, Suwarti, baru mengetahui putranya hilang pada Minggu (7/6/2020) malam.

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas