Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tak Hanya Layani Hubungan Badan, PSK Online Surabaya Lakukan Ini hingga Digerebek Polisi

Mereka juga pesta dengan barang haram hingga digerebek Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Sabtu (13/6/2020).

Tak Hanya Layani Hubungan Badan, PSK Online Surabaya Lakukan Ini hingga Digerebek Polisi
Kompas.com
Ilustrasi pekerja seks komersial. 

TRIBUNNEWS.COM - Dua wanita diduga pekerja seks komersial (PSK) online di Surabaya, Jawa Timur, tak hanya melayani hubungan badan dengan pria hidung belang.

Mereka juga pesta sabu hingga digerebek Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Sabtu (13/6/2020).

Dua wanita itu terciduk saat pesta sabu-sabu bersama dua pria dalam satu kamar di sebuah hotel di kawasan Perak Barat, Surabaya.

Alhasil, keempatnya digelandang ke Mapolrestabes Surabaya.

Baca: Pemuda Pedofil Cabuli 19 Anak Laki-laki di Sukabumi, Ternyata Pernah Jadi Korban Sodomi saat SD

Baca: Kakek di Aceh Pergoki Cucu Disetubuhi di Kebun Warga, Pelaku Langsung Kabur

Keempat tersangka itu adalah, Syarif Hidayatullah (30), Dhumar Tufa (32), warga Desa Parseh, Kecamatan Socah Bangkalan, Adinda Agustian Sari (27), warga Jalan Medokan Ayu dan Risdawati Meita Ayu Ningsih (24) warga Benowo.

Kanit Idik III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Eko Julianto mengatakan, saat digerebek keempatnya sedang asik mengonsumsi sabu-sabu dalam kamar hotel.

"Kondisinya masih pakaian lengkap, namun sudah dalam pengaruh narkotika jenis sabu," kata Eko, Senin (29/6/2020).

Dari penggerebekan itu, polisi menemukan seperangkag alat isap sabu, sebuah pipet kaca berisi sisa sabu dan satu poket sabu seberat 0,33 gram.

Penyidikan polisi mengarah jika kedua tersangka laki-laki yakni Syarif dan Dhumar kerap melakukan pesta sabu-sabu di dalam kamar hotel.

"Tersangka mengakui sering pesta sabu di hotel dan mengajak wanita BO an," tambahnya.

Baca: Ditinggal Ibu Menikah, Kakak Beradik Banting Tulang Hanya Bisa untuk Makan, Tak Mampu Bayar Sekolah

Baca: Sakit Hati Dipecat, Pria Asal Madura Datangi Bos Sambil Selipkan Parang di Balik Baju

Halaman
12
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Surya Malang
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas