Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Danang Wicaksana: Desa Penyangga Utama Ketahanan Pangan Nasional

Bagi Danang, tidak hanya bercocok tanam saja tetapi juga menjawab tantangan untuk meningkatkan produksi hasil pertanian atau bercocok tanamnya.

Danang Wicaksana: Desa Penyangga Utama Ketahanan Pangan Nasional
HO/IST
Politisi Partai Gerindra, Danang Wicaksana 

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Desa-desa di Indonesia adalah penyangga utama ketahanan pangan nasional terlepas ada pandemi ataupun tidak.

Terwujudnya ketahanan pangan akan lebih mudah tercapai jika desa-desa juga diberdayakan seiring dengan keinginan pemerintah membuka lahan baru pertanian.

Dalam konteks ini, pemerintah dan masyarakat desa seharusnya saling membahu untuk mewujudkannya dengan berlandaskan pada visi yang sama.

Baca: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Panglima TNI dan Kapolri Resmikan 7.024 Kampung Tangguh Nusantara

Demikian ditegaskan politisi Partai Gerindra asal Sleman, Yogyakarta, Danang Wicaksana Sulistya di Sleman, Jumat (10/07/2020).

Danang menegaskan hal itu di hadapan para peserta pendidikan Sekolah Alam Wonogondang, Sleman.

Politisi Partai Gerindra asal Sleman, Yogyakarta, Danang Wicaksana Sulistya
Politisi Partai Gerindra asal Sleman, Yogyakarta, Danang Wicaksana Sulistya bersama para peserta pendidikan Sekolah Alam Wonogondang, Sleman, Jumat (10/07/2020).

Danang dalam kesempatan itu juga mengajak peserta pendidikan untuk mencintai alam, mencintai tanah air dan sekaligus memelihara bumi yang merupakan rumah bersama bagi siapa saja.

“Desa adalah penyangga utama ketahanan pangan karena di desa-desa itulah produksi pangan rakyat Indonesia berasal. Bahkan dalam masa Covid-19 ini, peran desa sebagai peyangga utama ketahanan pangan nasional menjadi sangat berarti dan strategis. Upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan harus didukung oleh gerak bersama para warga desa di seluruh Indonesia. Tanpa desa, orang kota bukan siapa-siapa karena pasokan pangan berasal dari desa,” ujar Danang Wicaksana.

Ia mengingatkan bahwa pemerintah saat ini sedang menyiapkan lahan pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan. Upaya pemerintah tersebut tidak boleh membuat warga desa terlena dan menganggap ketahanan pangan merupakan tanggung jawab pemerintah saja. Justru masyarakat desa harus berpacu dengan waktu untuk membantu pemerintah agar ketahanan pangan segera terwujud.

Dua hari lalu, Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengadakan kunjungan ke kawasan food estate (lumbung pangan) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Kunjungan yang juga menyertakan kementerian lainnya itu dimaksudkan untuk mewujudkan program cadangan ketahanan pangan serta mengatasi kelangkaan pangan dunia.

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Jogja
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas