Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Petang Tadi

Potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif.

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Petang Tadi
VolcanoYT
Tangkapan layar erupsi merapi merapi pada Minggu, 21 Juni 2020 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA  - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan terjadi aktivitas guguran Gunung Merapi pada Rabu (15/7/2020) pukul 18.29 WIB.

"Betul, terjadi guguran pukul 18.29 WIB," ujar Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, Rabu (15/7/2020).

Ia menjelaskan lokasi pasti terjadinya guguran belum terlihat karena kendala cuaca.

Secara visual guguran tidak terlihat sama sekali dari setiap pos pemantauan Gunung Merapi namun terdengar suara guguran dari Pos Babadan.

Mengenai durasi suara guguran tersebut pun BPPTKG tidak dapat mencatat secara pasti.

"Untuk suara guguran tidak tercatat secara pasti," ungkapnya.

Baca: Runtuhnya Geger Boyo saat Gunung Merapi Meletus 2006 Bisa Terulang

Adapun aktivitas kegempaan Gunung Merapi sejak pukul 18.00 WIB adalah 1 kali gempa Mp dan 2 kali gempa guguran.

"Aktivitas lebih lengkap akan dimuat di laporan Magma pukul 18.00-24.00 WIB," tandasnya.

Sebelumnya, BPPTKG melalui laporan resminya mencatat pada periode amatan Rabu (15/7/2020) pukul 12.00-18.00 WIB cuaca Gunung Merapi cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 15-23 °C, kelembaban udara 25-90 persen, dan tekanan udara 566-688 mmHg.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas