Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cerita 4 Pelajar di Bandar Lampung Masuk Sarang Ular Demi Belajar Daring

Hanya beralaskan papan, berteduh di bawah pohon pisang, mereka mengikuti pelajaran dengan penuh semangat

Cerita 4 Pelajar di Bandar Lampung Masuk Sarang Ular Demi Belajar Daring
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Masuk Sarang Ular Demi Belajar Daring, Cerita 4 Pelajar di Bandar Lampung Tak Mampu Beli Kuota 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Deni Saputra

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Empat pelajar asal Bandar Lampung harus berusaha keras untuk mengikuti sekolah online karena orang tua mereka tak mampu membelikan kuota.

Diketahui, pandemi Covid-19 membuat para siswa harus belajar dari rumah.

Tak hanya itu, sebagian pembelajaranpun dilakukan secara online.

Namun, tak semua anak sekolah bernasib baik, memiliki orangtua yang mampu membelikan kuota internet.

Ali (15), Firnando (15), Rezi (12), dan Faiz (12) tinggal di Jalan Nangka, Gang Stiap, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

Keempat pelajar berbeda jenjang tersebut terpaksa memanfaatkan WiFi tetangga sebagai akses internet.

Setiap pagi, mereka duduk berjejer di samping tembok kosan yang memiliki akses internet.

Hanya beralaskan papan, berteduh di bawah pohon pisang, mereka mengikuti pelajaran penuh semangat.

Ali, siswa kelas 10 SMA Gajah Mada, menuturkan mengikuti pelajaran secara daring cukup menguras kuota internet.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Lampung
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas