Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Analisis Psikolog Soal Penyebab Gilang Miliki Fetish Kain Jarik: Ada Rasa Tak Berdaya dalam Dirinya

Psikolog menganalisis penyebab gilang memiliki fetish kain jarik. Disebut ada rasa tak berdaya dalam dirinya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Inza Maliana
Editor: bunga pradipta p
zoom-in Analisis Psikolog Soal Penyebab Gilang Miliki Fetish Kain Jarik: Ada Rasa Tak Berdaya dalam Dirinya
twitter @m_fikris
Trending topik Twitter dengan nama Gilang, Kamis (30/7/2020) 

"Saya lihat tidak hanya kain, tapi kain yang mesti dibungkus di korbannya."

"Korbannya juga ngga cuma dibungkus, tapi dilakban juga."

"Seperti korban nggak bisa ngapa-ngapain, korban dibuat nggak berdaya," ujar Citra.

Cerita fetish kain jarik viral di jagat maya

Sebelumnya, cerita penyimpangan seksual dari lelaki berinisial 'G' viral di jagat maya.

Sosok G menjadi viral, lantaran perbuatannya yang diduga memiliki 'fetish kain lurik'.

Fetish tersebut membuat G meminta korban membungkus dirinya menggunakan kain jarik layaknya mayat.

Rekomendasi Untuk Anda

Sosok F menjadi korban penyimpangan seksual G pun menceritakan apa yang ia alami.

Sebuah utas yang menceritakan penyimpangan seksual fetish kain jarik dari lelaki bernama 'Gilang' viral di jagat maya.
Sebuah utas yang menceritakan penyimpangan seksual fetish kain jarik dari lelaki bernama 'Gilang' viral di jagat maya. (Twitter.com/@m_fikris)

Baca: Merasa Jijik, Korban Fetish Bungkus Kain Jarik Harap Gilang Dikeluarkan dari Unair

F menceritakan, sosok G melakukan hal tersebut dengan dalih ingin melakukan riset untuk project tulisannya.

Setelah menyadari riset bungkus-membungkus itu palsu dan sengaja dilakukan untuk memperdaya korban, F akhirnya bercerita ke publik melalui utas yang ia buat di Twitter.

Meski kaget dan tak menyangka mengalami pelecehan seksual, F mengaku berani untuk speak up.

Ia menginginkan agar tidak ada lagi korban seperti dirinya hingga membuat pelaku benar-benar jera.

(Tribunnews.com/Maliana)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas