Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

3 Persoalan di Dalam Diri Oknum Mahasiswa Terkait Kasus "Fetish Kain Jarik" Menurut Pakar

Yaitu fethisistic disorder, homosexual atau gay, serta virtual sexual harrassment

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 3 Persoalan di Dalam Diri Oknum Mahasiswa Terkait Kasus
Twitter.com/@m_fikris
Sebuah utas yang menceritakan penyimpangan seksual fetish kain jarik dari lelaki bernama 'Gilang' viral di jagat maya. 

"Dengan kata lain, dia bisa menikmati sensasi seksual, hanya dengan cara atau objek yang tidak lazim itu," ucapnya lagi.

Terkait penilaian virtual sexual harrassment yang dilakukan Gilang dalam kejadian itu, menurut Reza, hal itu bisa ditilik dari sejumlah teori yang bisa diacu atau dijadikan dasar.

"Salah satunya, dan mungkin relevan dengan fetish yang satu ini adalah perasaan inferior atau rendah diri pelaku," kata Reza.

"Pelaku tak percaya diri akan maskulinitasnya, merasa takut, dan serbaneka perasaan inferior lainnya. "

"Juga dengan bentuk fetish yang menjadi obsesinya. Dengan demikian dapat dipahami, itu sebagai bentuk kompensasi atas kelemahan-kelemahannya," kata Reza.

Reza menduga, oknum mahasiswa itu mengalami masalah orientasi seksual atau menjadi homoseksual.

"Jika oknum mahasiswa tersebut memang menyasar target berjenis kelamin sama, maka boleh jadi ada masalah orientasi seksual atau homoseksual. Ini juga tidak bisa diabaikan begitu saja," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut dia, polisi seharusnya menyelidiki kasus tersebut.

"Polisi patut menginvestigasinya. Sebab ini bukan semata-mata tentang orang dengan kondisi psikis yang tidak wajar."

"Tapi boleh jadi, sudah mengandung unsur pidana. Sebab ada unsur pelecehan seksual berbasis daring atau virtual sexual harrassment," kata Reza.

Baca: Video Penampakkan Korban Gilang Bungkus Tengah Ditutupi Jarik Ketat, Tak Ada Celah Udara Masuk

Selain itu, menurut Reza, pelaku juga pantas disebut predator.

"Predator itu sebatas sebutan populer. Bisa saja pakai penamaan semacam itu karena dia dianggap telah memangsa orang lain secara seksual," kata Reza.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul: Pakar Psikologi Forensik Menduga Ada Kelainan Seksual dalam Diri Oknum Mahasiswa

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas