Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Pria Sukabumi Dihujani Bacokan Kapak, Dipicu Permintaan Korban Lakukan Hubungan Suami Istri

Akibat luka bacokan tersebut, pria berusia 34 tahun ini harus dilarikan ke RSUD Sekarwangi, Cibadak untuk mendapatkan perawatan

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Pria Sukabumi Dihujani Bacokan Kapak, Dipicu Permintaan Korban Lakukan Hubungan Suami Istri
KOMPAS.com/BUDIYANTO
Diduga pelaku Am (kiri kedua) didampingi petugas Polsek Cikidangb akan dibawa ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (15/7/2019) 

"Peristiwa ini sempat diketahui kakak korban dan warga. Suaminya yang penuh luka dievakuasi ke rumah sakit, sedangkan istrinya berhasil diamankan berikut barang bukti sebilah kapak," tutur mantan kapolsek Ciracap itu.

Baca: Viral, Dulu Teman Beda Kelas Kini Suami Istri, Pasangan Ini Gelar Foto Pernikahan di Bekas Sekolah

Sementara itu dikutip dari Tribun Bogor, menurut keterangan yang dihmpun dari AM oleh polisi, pelaku mengaku jengkel karena kerap dimintai berhubungan badan oleh suaminya.

"Keterangan sementara, istrinya ini baru melahirkan dua bulan, dan belum mengikuti keluarga berencana. Tapi suaminya itu terus merayu dan minta dilayani, dan akhirnya dilakukan (pembacokan)," ungkap Kapolsek Cikidang AKP Sunarto.

Setelah adanya pemeriksaan, polisi menduga AM mengalami stress sehingga nekat membacok sang suami.

"Dia tetap melayani suaminya, akhirnya kondisinya stres karena lelah yang berujung pada kejadian pembacokan," katanya.

Maman yang sekarang mendapat perawatan intensif di rumah sakit mengaku istrinya seperti orang kerasukan saat mengayunkan kapak ke dirinya.

"Sedang tidur tiba-tiba saja dia mengayukan kapak ke kepala saya," tutur Maman sebelum masuk ke ruang perawatan RSUD Sekarwangi, Cibadak kepada awak media.

Berita Rekomendasi

"Dia seperti kerasukan, langsung aja marah-marah dan langsung menyerang. Sebelumnya saya merasa enggak ada masalah apa-apa," tambahnya.

Usai diamankan, AM pun rencananya akan menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Dugaan sementara AM mengalami stress setelah melahirkan anak ketiganya yang saat ini masih berusia sembilan bulan.

"Berdasarkan keterangan pelaku kepada penyidik, aksi itu dia lakukan sebagai akumulasi kekesalan kepada suaminya. Dalam kondisi tidak sadar sampai akhirnya nekat melakukan aksi itu," kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, Minggu (14/7/2019). 

Sumber: Grid.ID
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas