Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Bunuh Pacarnya Setelah Cium Aroma Sperma di Sofa, Pria Ini Ketakutan dan Menggelandang di Surabaya

Dalam pelariannya, lelaki asal Karangploso, Malang itu sempat jadi gelandangan di Surabaya selama sebulan. Tidur pun di SPBU.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Bunuh Pacarnya Setelah Cium Aroma Sperma di Sofa, Pria Ini Ketakutan dan Menggelandang di Surabaya
The Indian Express
Ilustrasi pembunuhan. 

Setelah itu, Bayu berangkat ke Surabaya naik angkutan umum. Ia hany berbekal beberapa potong baju.

Polisi yang mencurigai Bayu sejak korban ditemukan, langsung mencari Bayu. Begitu polisi datang, tersangka sudah kabur duluan.

Akhirnya, polisi hampir dua pekan lebih nyanggong di sekitar rumah tersangka. Sampai-sampai ada yang menyamar sebagai penjual bakso atau pedagang kerupuk.

Namun tersangka tak menampakkan batang hidungnya.

Akhirnya, polisi mencari dengan cara lain untuk meringkus pembunuh berdarah dingin itu. Mulai pelacakan dengan cara modern hingga bergerak secara mobile.

Sampai akhirnya, tersangka terdeteksi sedang berada di sebuah tempat bermain game online.

"Karena tepergok, dia tidak bisa kabur. Tersangka langsung dibawa ke Polresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji. 

Rekomendasi Untuk Anda

Jenazah Irine saat dievakuasi

Kecurigaan polisi yang mengarah ke tersangka Bayu berawal saat petugas tengah menyelidiki kematian Irine.

Semua orang dekatnya dimintai keterangan dan mengarah pada tersangka.

Apalagi, di ponsel korban terlihat kerap chatting via WhatssApp dan beberapa kali telepon.

Terlebih ponsel Bayu saat dihubungi tidak bisa.

"Kecurigaan makin mengarah pada Bayu. Tim langsung saya suruh berangkat ke rumahnya Malang. Tetapi dia sudah tidak ada," ungkap Kombes Sumardji.

"Pelaku terbilang licin. Dia sulit terendus. Ponsel dan nomornya semua diganti. Termasuk penelusuran dari media sosialnya juga sulit. Untungnya petugas mendapat beberapa petunjuk tentang dia, sehingga bisa diungkap," urainya.

Diketahui, korban Irine Siska ditemukan tergeletak di ruang tamu rumahnya di Perumahan Alam Juanda, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo Rabu (1/7/2020) lalu.

Sumber: Surya
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas