Tribun

Umpankan Istri Untuk Merampas Harta Korban, Tohir Mengaku Terlilit Kebutuhan Hidup

Sepasang suami istri (pasutri) di Surabaya bekerjasama melakukan aksi pencurian dan perampasan.

Editor: Hendra Gunawan
Umpankan Istri Untuk Merampas Harta Korban, Tohir Mengaku Terlilit Kebutuhan Hidup
Firman Rachmanuddin/Surya
Pasutri pelaku perampasan di Surabaya saat dikeler di Polsek Asemrowo. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sepasang suami istri (pasutri) di Surabaya bekerjasama melakukan aksi pencurian dan perampasan.

Dengan alasan karena kebutuhan hidup, M Tohir (27) asal Tambak Pring Timur Surabaya dan Dinia Arie Musayroh (21) asal Setro Baru Utara Surabaya melakukan perampasan dengan modus mengumpankan sang istri kepada korban.

Pasutri itu kini harus berurusan dengan petugas kepolisian.

Kejadian tersebut bermula saat Tohir meminta istrinya untuk memancing calon korban menggunakan akun Facebook.

Baca: Balita 1,5 Tahun Ditodong Pistol oleh Rampok, Ibu Hanya Bisa Pasrah Pilih Harta Bendanya Ludes

Setelah memastikan korban berinisial RW terperdaya melalui bujuk rayu di Facebook, Dinia kemudian memancing korbannya untuk bertemu di wilayah Pasar Loak Dupak Surabaya.

Korban mengajak temannya berinisial FA untuk menemui tersangka Dinia.

"Setelah korban ditemui oleh pelaku Dinia ini, kemudian korban diarahkan ke arah pintu masuk pasar loak," kata Kapolsek Asemrowo, AKP Hari Kurniawan, Senin (24/8/2020).

Setelah sampai di gerbang masuk Pasar Loak, tiba-tiba tersangka Tohir yang sudah menunggu bersama temannya A (DPO) menghentikan laju motor korban.

"Selanjutnya korban ditanya keperluannya dan langsung dihajar oleh dua pelaku ini. Handphonenya diambil dan keduanya langsung pergi," tambah Hari.

Baca: Tiga Pelajar SMA Nekat Rampok Toko Emas, Ingin Punya HP Buat Sekolah Online

Sadar jadi korban kejahatan, kedua korban langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas