Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Pemburu Tembak Mati Teman Sendiri: Sempat Dikira Kancil

Seorang pemburu bernama Sabirin (42) syok dan pingsan saat melihat temannya sendiri tertembak dari senjata yang digunakannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Kronologi Pemburu Tembak Mati Teman Sendiri: Sempat Dikira Kancil
ISTIMEWA
ILUSTRASI 

Mendengar teriakan tersebut,pelakupun langsung bergegas berlari menuju asal suara tersebut.

Syok dan Pingsan

Sabirin pun syok saat melihat ternyata itu benar Riswan yang mengalami luka tembak di bagian leher sebelah kiri.

Ia pun syok dan memeluk tubuh Riswan sekuat-kuatnya tak menyangka bahwa yang ia tembak tersebut adalah teman berburunya sendiri.

Karena tak kuasa menghadapi kenyataan, dan tiba-tiba pelaku pun pingsan.

Ditemukan Pemburu Lain

Pelaku dan korban kemudian ditemukan oleh tim pemburu yang lain yakni Ardiansyah dan Ahmad Tobari dan beberapa warga.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian dalam keadaan tak sadarkan diri, Sabirin dibawa oleh Ardiansyah pulang ke rumahnya sekalian mencari bantuan untuk mengevakuasi jasad Riswanto.

Sementara Ahmad Tohari bersama warga lainnya tinggal untuk menjaga jasad riswanto hingga tim evakuasi tiba.

Setelah mendapat laporan dari warga adanya peristiwa tersebut, Kapolsek Tanjung Agung AKP Faisal Pangihutan Manalu, S.H., S.Ik, bersama dengan personilnya melakukan tindakan kepolisian dengan mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti serta mencatat saksi-saksi serta membawa korban ke Puskesmas bersama dengan warga setempat.

Pelaku Serahkan diri

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Sabirin diantar oleh pihak keluarganya untuk menyerahkan diri ke Polsek Tanjung Agung.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra S.H., S.I.K., M.M melalui Kapolsek Tanjung Agung AKP Faisal Pangihutan Manalu, S.H., S.Ik, menjelaskan Korban meninggal dunia diduga akibat luka tembak di bagian leher sebelah kiri.

"Senjata yang digunakan pelaku adalah senjata rakitan laras panjang milik Almarhum Ayahnya,"katanya.

Dijelaskan Kaposlek, Pelaku sebelumnya memang sering pergi berburu menggunakan senapan angin.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas