Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Pemburu Tembak Mati Teman Sendiri: Sempat Dikira Kancil

Seorang pemburu bernama Sabirin (42) syok dan pingsan saat melihat temannya sendiri tertembak dari senjata yang digunakannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Kronologi Pemburu Tembak Mati Teman Sendiri: Sempat Dikira Kancil
ISTIMEWA
ILUSTRASI 

" Dari pihak keluarga Korban tidak ingin korban dilakukan Visum dan Autopsi dan pelaku sudah kita amankan karena menyerahkan diri di Polsek Tanjung Agung guna mempertanggung jawabkan perbuatannya yang telah dilakukan,"pungkasnya.

 Temuan Benda Cagar Budaya di Stasiun Bekasi Akan Dikubur Atau Diangkat dari Dalam Tanah

 Masjid Jami Al Ihsan di Dekat Rumah Novel Baswedan Tidak Gelar Salat Jumat

 Pulau Jawa Tertinggi Perceraian Imbas Corona: Mayoritas Gugatan Istri & Aplikasi Permudah Urus Cerai

Peristiwa Lain

Penembak Misterius di Tangsel

Evans Ferdinand, pelaku penembakan misterius saat gelar rilis di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Selasa (11/8/2020).
Evans Ferdinand, pelaku penembakan misterius saat gelar rilis di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Selasa (11/8/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), berhasil meringkus tiga pelaku penembakan misterius yang terjadi pada akhir bulan Juni sampai awal Agustus 2020 ini.

Mereka berinisial CA (19), CA (19) dan EV (27).

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Muharram Wibisono Adipradono, mengatakan, ketiga pelaku ditangkap di bilangan Kebon Nanas, Kota Tangerang, Senin (10/8/2020).

"Jadi kita sudah mengamankan pelaku, tapi kita masih melakukan pengembangan. Nanti keterangan lebih lanjut bisa kita bagikan kepada rekan rekan," ujar Muharram di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Tangsel.

Rekomendasi Untuk Anda

Aparat masih terus mengembangkan kasus penembakan misterius itu.

Pihaknya juga akan menggali keterangan dari ketiga pelaku untuk mengetahui motif dari aksi koboi tersebut.

"Tiga orang. kita masih lakukan pengembangan nanti kita akan informasikan lebih lanjut. Mereka ada yang di salah satu apartemen, ada juga yang di rumah," ujarnya.

Selain ketiga pelaku, polisi juga menyita senjata yang digunakan untuk penembakan misterius tersebut. Namun Muharram masih akan meneliti jenis senjata dan peluru yang digunakan itu.

"Barang bukti senjata yang digunakan kita amankan. Tentu itu menjadi bukti untuk menguatkan bahwa mereka pelakunya," ujarnya.

Pantauan TribunJakarta.com, ketiga tersangka digiring polisi dari mobil menuju lantai dua Mapolres Tangsel, area Satuan Reskrim.

Ketiga pelaku terlihat sedikit berlari mengikuti langkah penyidik yang bergerak cepat.

Penembakan misterius tersebut terjadi di sejumlah titik. Namun TribunJakarta.com baru mewawancarai dua korban, yakni Wilibrodus Obe (25) dan Sunjaya (21).

Sumber: TribunJakarta
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas