Andika Terpaksa Tinggal di Gerobak Sampah Bersama Istri dan Bayinya Karena Diusir dari Indekos
Setiap harinya dia membawa istri dan anaknya mencari sampah plastik yang bisa dijual untuk bertahan hidup.
Editor: Hasanudin Aco
Hingga, Kamis (3/9/2020) malam seorang warga yang menemui pasangan ini mengunggah fotonya di media sosial hingga viral.
Dini hari sekitar 01.00 Wita, tim relawan di Kota Samarinda langsung menuju lokasi dan mengevakuasi pasangan ini bersama bayinya ke rumah singgah di Jalan dr Soetomo, Gang 4.
Kompas.com menemui pasangan ini di rumah singgah Kamis sore.
Bayi laki-laki mungil ini sedang terbaring sudah beralaskan kasur empuk dan selimut. Andika dan istri duduk di samping bayinya tampak lesuh.
Tatapan mata keduanya kosong.
“Waktu kami temui mereka di lokasi, ayahnya diluar sedang ibu sama bayinya di dalam gerobak. Langsung kami bawa ke sini (rumah singgah),” ungkap Koordinator Relawan Sedekah Mandiri Samarinda, Arisna Setiawati.
Tiba di rumah singgah, Arisna bersama rekannya mencari selimut dan perlengkapan lainnya untuk sang bayi.
Selanjutnya untuk sementara waktu pasangan suami istri ini tinggal di rumah singgah.
“Di rumah ini memang disiapkan oleh relawan untuk tempat tinggal mereka yang terlantar,” tutur Arisna.
Selanjutnya, kata Arisna, pihaknya siap mendatangi pemilik indekos dan berencana melunasi tunggakan indekosnya.
Pernah Gadai Ponsel di Klinik untuk Biaya Kelahiran Bayi
Jelang kelahiran anaknya pada pertengahan Juli 2020, Andika tak punya uang cukup untuk proses persalinan istrinya.
Namun dirinya nekat membawa istri yang tengah hamil tua ke sebuah klinik persalinan di Kota Samarinda.
“Saya gadai HP (handphone) di klinik itu karena tak punya uang,” ungkap Andika.