Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Update Kasus Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang: Pemilik Tahu Bus Tidak Layak Jalan

Polda Sumatera Selatan akan melimpahkan kasus tersangka Rizaldi (53) ke pihak kejaksaan pekan depan.

Update Kasus Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang: Pemilik Tahu Bus Tidak Layak Jalan
Basarnas
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi bus Sriwijaya di dasar sungai bawah jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter, di Tikungan Lematang Indah Desa Pelang Kenidai Kecematan Dempo Tengah Kota Pagaralam,Rabu (25/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus kecelakaan Bus PO Sriwijaya telah dinyatakan lengkap atau P21.

Polda Sumatera Selatan akan melimpahkan kasus tersangka Rizaldi (53) ke pihak kejaksaan pekan depan.

Diketahui, Rizaldi adalah pemilik bus PO Sriwijaya yang jatuh ke jurang di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Tengah, kota Pagaralam pada 23 Desember 2019 lalu.

Akibat kecelakaan tersebut, 35 orang penumpang termasuk sopir dan kernet dinyatakan tewas.

Baca: Kecelelakaan Bus Sriwijaya, Sopir Belum Pernah Melewati Lokasi, Biasa Sopiri Trayek Bengkulu-Jakarta

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi mengatakan, penetapan status tersangka kepada Rizaldi itu dilakukan setelah menjalani pemeriksaan yang cukup panjang.

Hasil dari rekonstruksi serta pemeriksaan, bus Sriwijaya dinyatakan tak layak jalan sehingga terjadi kecelakaan yang menewaskan 35 korban jiwa.

"Yang seharusnya muat 30 penumpang, bus itu malah menampung 57 penumpang. Selain itu, kondisi bus juga sudah uzur dan tak layak jalan. Semuanya sudah lengkap dan P21, pekan depan langsung dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumsel," kata Supriadi kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

Baca: Fakta Mahasiswi Diperkosa Ramai-ramai oleh 7 Orang Temannya, Sempat Mabuk Lalu Dibawa ke Hotel

Supriadi mengungkapkan, selama menjalani pemeriksaan, Rizaldi terbilang kooperatif.

Sehingga penyidik saat itu mempertimbangkan agar tak menahan tersangka.

Selain itu, usai berkas dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumsel, Rizaldi akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Bengkulu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas