Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Wali Kota Singkawang Mutasi Oknum Satpol PP dan Minta Warga Bersatu Putus Mata Rantai Covid-19

Tjhai Chui Mie langsung bertindak tegas terkait video oknum Satpol PP yang marah-marah saat menindak warga yang tak mematuhi protokol kesehatan bebera

Wali Kota Singkawang Mutasi Oknum Satpol PP dan Minta Warga Bersatu Putus Mata Rantai Covid-19
dok pribadi
Tjhai Chui Mie (tengah) 

TRIBUNNEWS.COM, SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie langsung bertindak tegas terkait video oknum Satpol PP yang marah-marah saat menindak warga yang tak mematuhi protokol kesehatan beberapa waktu lalu.

Bahkan, oknum Satpol PP tersebut, langsung dipindahtugaskan alias dimutasi ke wilayah lain.

Selain itu, Tjhai Chui Mie juga menyayangkan masih adanya warga, khususnya netizen yang memperbincangkan perihal video yang beredar tersebut.  

Walaupun demikian, Tjhai Chui Mie berbesar hati dan berterima kasih lantaran masih banyak orang yang memberikan saran, masukan, dukungan dan kritik untuk Kota Singkawang.  

"Saya selaku kepala daerah tentu saat menyayangkan hal itu terjadi. Tentu, hal ini menjadi bahan evaluasi serta perbaikan ke depan agar tidak terjadi lagi," ujar Tjhai Chui Mie, kepada media, Senin malam (28/9). 

Tjhai Chui Mie mengungkapkan, pihaknya telah mengambil tindakan tegas saat pertama kali video tersebut diketahui. 

"Langsung saya tindaklanjuti, yaitu meminta Kasatpol PP untuk tidak menugaskan yang bersangkutan (oknum Satpol PP) ke lapangan. Selanjutnya badan kepegawaian akan mengambil BAP dari yang bersangkutan," ungkap Tjhai Chui Mie

Tjhai Chui Mie juga meminta kepada berbagai pihak yang terus memperhatikan perkembangan di Kota Singkawang agar tidak lagi memperpanjang dan membuat polemik terkait video tersebut. 

"Saya mengajak kita semua kembali bersatu-padu dan bersama-sama untuk fokus bagaimana mematikan mata rantai penyebaran Covid-19, karena kesehatan adalah yang utama," katanya. 

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas