Tribun

Tak Berizin, Acara Hiburan Pesta Pernikahan Dibubarkan oleh Polisi, Tuan Rumah Sempat Menolak

Alasan pembubaran adalah lantaran Kabupaten Sumenep sudah masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Editor: Sanusi
Tak Berizin, Acara Hiburan Pesta Pernikahan Dibubarkan oleh Polisi, Tuan Rumah Sempat Menolak
PIXABAY.COM -
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM - Acara karawitan yang digelar sebagai hiburan pesta pernikahan warga dibubarkan oleh polisi.

Pembubaran itu terjadi di Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, Sumenep pada Selasa (29/9/2020).

Alasan pembubaran adalah lantaran Kabupaten Sumenep sudah masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Baca: Acara KAMI di Surabaya Dibubarkan Polisi, DPR Minta Semua Pihak Menahan Diri

"Saat ini Sumenep sudah zona merah lagi. Tidak boleh ada lagi kegiatan yang mengundang kerumunan massa. Kalau melanggar, Kapolseknya bisa dicopot, kepala desa, tuan rumah dan pemilik hiburannya bisa dipidana semua," ungkap Kapolsek Ambuten AKP Junaidi.

Baca: POPULER NASIONAL: Jokowi Pilih Mini Lockdown | Kata Gatot Nurmantyo saat Acara KAMI Dibubarkan

Pembubaran juga disebabkan karena acara hiburan karawitan itu dihadiri ratusan orang warga.

Tak berizin, kepala desa tak hiraukan

Kapolsek Junaidi menjelaskan, acara tersebut tidak mengantongi izin.

Padahal, ada lebih dari 500 orang tamu undangan yang hadir dalam pesta hiburan itu.

Sebelum membubarkan acara, polisi telah meminta kepala desa memperingatkan warganya.

Akan tetapi, peringatan tersebut tidak dihiraukan.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas