Tribun

Gara-gara Tak Beri Fee Pengurusan BLT BPUM Rp 400 Ribu, Seorang Wanita Dianiaya Tetangganya

Seorang wanita bernama Martina menjadi korban penganiayaan yang dilakukan tetangganya. Korban dianiaya lantaran menolak memberikan fee pengurusan BLT

Editor: Miftah
Gara-gara Tak Beri Fee Pengurusan BLT BPUM Rp 400 Ribu, Seorang Wanita Dianiaya Tetangganya
SCIENCE PHOTO LIBRARY
Ilustrasi penganiayaan- Seorang wanita bernama Martina menjadi korban penganiayaan yang dilakukan tetangganya. Korban dianiaya lantaran menolak memberikan fee pengurusan BLT 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita bernama Martina menjadi korban penganiayaan yang dilakukan tetangganya.

Korban dianiaya lantaran menolak memberikan fee pengurusan BLT BPUM.

Martina diminta untuk menyerahkan uang Rp 400 ribu sebagai upah pada pelaku.

Martina Lopa Tarigan (36) warga Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang, mendatangi ke Polsek Medan Labuhan, Rabu (4/11/2020) kemarin.

Kedatangan perempuan berkulit kuning Langsat ini hendak melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan pada Kamis (5/11/2020), kasus tersebut terjadi karena menolak memberikan persenan pencairan dana Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Martina mengatakan, dirinya menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh RS (36) yang merupakan tetangganya sendiri.

"Saya dianiaya tetangga saya karena menolak memberikan uang persenan pengurusan BPUM sebesar Rp 400.000 kepadanya. Kejadian ini bermula saat pelaku menawarkan kepada Martina untuk mengurus pencairan dana BPUM sebesar Rp2,4 juta," ujarnya.

Baca juga: Pecatan Polisi di Padang Aniaya Istri Pakai Garpu Karena Menolak Disuruh Minta Uang Kepada Orang Tua

Baca juga: Satu di Antara Lima Pengendara Moge yang Aniaya TNI di Bukittinggi Masih Berusia di Bawah Umur

Baca juga: Babak Baru Kasus Anak Aniaya Ibu Kandung di Maluku Tengah, Kini Dilimpahkan ke Kejari

Lanjut Martina, namun jika dana tersebut cair dirinya diminta untuk menyerahkan biaya pengurusan sebesar Rp 400 ribu.

"Ya saya bilang gak bisa berikan sebesar Rp 400 ribu. Tapi aku berikan seikhlas aku. Kemudian kami bersalaman tanda sepakat," beber Martina.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas