Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Diduga Meninggal saat Dilahirkan Lalu Dibuang

Sesosok mayat bayi ditemukan dalam kantong plastik berwarna merah di selokan air, Selasa (24/11/2020).

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Diduga Meninggal saat Dilahirkan Lalu Dibuang
Tribun Pekanbaru
Sesosok mayat bayi ditemukan dalam kantong plastik berwarna merah di selokan air di Kota Kalimbung, Kelurahan Kawangu, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (24/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Sesosok mayat bayi ditemukan dalam kantong plastik berwarna merah di selokan air, Selasa (24/11/2020).

Mayat bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di Kota Kalimbung, Kelurahan Kawangu, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bayi tersebu diduga meningga saat dilahirkan lalu sengaja dibuang.

Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono menuturkan, lokasi penemuan mayat bayi tersebut sekitar 15 meter di belakang rumah saksi ARZ.

Ia mengatakan, awalnya Kanit Reskrim Polsek Pandawai Aiptu I Wayan Darmayasa menerima informasi dari warga terkait penemuan mayat bayi perempuan dalam keadaan terbungkus di dalam kantong plastik berwarna merah di selokan air sekitar pukul 13.00 Wita, Selasa.

Setelah itu, Kapolsek Pandawai, Kanit Reskrim, dan dua orang anggota piket Pos Kawangu mendatangi TKP pada pukul 14.00 Wita.

Baca juga: Mayat Bayi Dalam Tas Hijau Ditemukan di Semak-semak, Diperkirakan Bayi Berumur 1 Hari

Baca juga: Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan di Kali Cengkareng Drain, Mengambang di Antara Sampah

Petugas kemudian melakukan olah TKP dan membawa mayat bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umbu Rara Meha Waingapu untuk dilakukan otopsi.

Hal itu untuk mengetahui penyebab kematian bayi, umur bayi, dan memastikan bayi dilahirkan dalam keadaan hidup atau sudah meninggal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik luar oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan, baik di kepala maupun di badan mayat bayi tersebut.

"Untuk sementara dapat disimpulkan, bayi sudah meninggal saat dilahirkan. Lalu dibuang," kata Handrio, dalam keterangan tertulis, Kamis (26/11/2020).

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas