Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tak Senang Tinggal Serumah, Pria Ini Tega Aniaya Adik Kandungnya hingga Alami Luka 23 Jahitan

Seorang pria bernama Muhammad Jamil tega menganiaya adek kandungnya sendiri, Budi Nasution.

Tak Senang Tinggal Serumah, Pria Ini Tega Aniaya Adik Kandungnya hingga Alami Luka 23 Jahitan
http://www.ladbible.com
Seorang pria bernama Muhammad Jamil tega menganiaya adek kandungnya sendiri, Budi Nasution. Penganiayaan itu terjadi lantaran pelaku tak senang tinggal serumah dengan korban. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria bernama Muhammad Jamil tega menganiaya adek kandungnya sendiri, Budi Nasution.

Penganiayaan itu terjadi lantaran pelaku kesal tinggal serumah dengan korban.

Akibat penganiayaan itu, korban mengakami luka hingga 23 jahitan.

Korban mengalami luka di bagian kepala, pergelangan tangan sebelah kanan, luka sobek pada bagian lutut sebelah kiri dan telapak kaki sebelah kanan.

Terkait kejadian itu, Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin Manurung mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/11/2020) di sebuah rumah yang ditempati pelaku dan korban, tepatnya Komplek PTPN II Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara (Sumut).

"Kejadiannya bermula saat korban dengan istrinya menutup pintu kamar lantaran hendak tidur," ujar Sawangin, Senin (30/11/2020).

Sambungnya, tiba-tiba, datang pelaku menendang pintu kamar yang hendak ditutup oleh istri korban yang mengakibatkan terjatuh.

Baca juga: Aniaya Mantan Pacar, Pria Ini Tewas Dibunuh Ibu dan Kakak Korban, Mereka Lolos dari Jeratan Pidana

Baca juga: Viral Anak Aniaya Ibu Kandung di Palembang, Berawal Saat Pelaku Minta Uang Untuk Ngelem

"Di sana (rumah) pelaku tanpa basa-basi langsung menyerang menggunakan sebilah parang yang diayunkan ke arah korban. Akibatnya korban mengalami luka-luka," ucapnya.

Tidak hanya itu, pelaku yang diduga dalam keadaan emosi, membacok dengan membabi buta kemudian meninggal korban dengan kondisi tak berdaya.

"Setelah mendapatkan perawatan medis, korban yang tidak terima atas kejadian itu kemudian melaporkan ke Polsek Tanjungmorawa," sebut mantan Kanit Lantas Polsek Medan Timur, Polrestabes Medan ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas